Categories: BaweanNewsPeristiwa

Dihantam Gelombang, Kapal Tongkang Bermuatan Pupuk Berlindung di Bawean, Muatan Tumpah ke Laut

BeritaGresik.com – Sebuah kapal tongkang bermuatan pupuk terpaksa berlindung di perairan Desa Kepuhlegundi kecamatann Tambak kabupaten Gresik, Pulau Bawean akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, Kamis (18/12/2025).

Dahsyatnya hantaman gelombang juga menyebakan kapal tongkang tersebut miring dan sebagian muatannya tumpah ke laut,

Periatiwa ini viral setelah terekam video seorang ABK kapal yang kebetulan juga melintas di peraiaran Bawean.

Dari rekaman video berdurasi 1 menit 26 detik yang diunggah diakun tiktok @heos25, nampak kondisi kapal tongkang yang ditarik sebuah kapal tugboat dalam kondisi miring lantaran dihantam gelombang, sedangkan dibelakang kapal terlihat benda menyerupai serbuk putih berjatuhan ke laut, diduga muatan pupuk berjatuhan ke laut.

“Sudah berceceran itu, ini sudah mau tenggelam guys, kasih tahu dulu itu sudah berceceran, ini kita posisi melintang Pulau Bawean ya, ada tenggo bravo (kapal tugboat_red) sudah miring ini, muatannya sudah jatuh ke laut, muatan pupuk guys, “Kata suara dalam rekaman video.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran serius di kalangan nelayan setempat. Pasalnya, tumpahan pupuk di laut berpotensi mencemari perairan, merusak ekosistem, serta mengancam mata pencaharian nelayan yang bergantung pada hasil tangkapan laut.

Kepala desa Kepuhlegundi Samsuddin mengaku juga mendapat laporan dari warganya yang kebetulan melaut saat kapal tersebut nyaris terbalik.

Menurutnya nelayan juga mengaku melihat butiran pupuk mengapung saat kapal miring karena dihantam gelombang. Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian dalam pengangkutan bahan kimia, terutama di tengah peringatan cuaca ekstrem yang sudah dikeluarkan sebelumnya oleh otoritas terkait.

“Kalau muatan dikemas dan diamankan dengan benar, seharusnya tidak mudah tumpah meski cuaca buruk,” ungkap Samsuddin.

Hingga kini, posisi kapal masih berlindung di sekitar perairan desa Kepuhlegundi mengingat kondisi cuaca belum membaik.

“Setelah dipandu nelayan, sekarang kapalnya aman dan masih berlindung di sekitar pantai desa kepuhlegundi, “pungkasnya. (abr)

Reporter : Abrari

Recent Posts

Dugaan Suap Muktamar ke-35 NU, Gus Lilur Serahkan Bukti Tambahan ke KPK

BeritaGresik.com Jakarta – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur kembali mendatangi Komisi Pemberantasan…

2 days ago

Gus Lilur Bangun Jaringan Bisnis di Vietnam, Minta Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU Tetap Diusut

SURABAYA - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki…

2 weeks ago

Semangat Hari Santri 2026, UPT SMPN 1 Gresik Perkuat Program Sekolah Moderasi Beragama

BeritaGresik.com - Semarak peringatan Hari Santri setiap tanggal 22 Oktober terlihat di Kota Santri. Sejumlah…

2 weeks ago

Nelayan Bawean Rekam Tiga Benda Bercahaya Mirip Rudal, Terdengar Tiga Kali Ledakan

BeritaGresik.com – Kemunculan tiga benda bercahaya yang menyerupai rudal di perairan sebelah barat Pulau Bawean,…

3 weeks ago

Persoalkan Bacaan Al-Qur’an Miftachul Akhyar, Gus Lilur: Mundur Lebih Memuliakan

BeritaGresik.com, Surabaya – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mendesak Rais Aam Pengurus…

3 weeks ago

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Beberkan Kronologi Pemberian Uang di Medan dan Surabaya

BeritaGresik.com, Surabaya– HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang…

3 weeks ago