Perahu Ditemukan Tanpa Awak, Nelayan Bawean Hilang Saat Mancing Gurita

IMG 20260203 WA0014
Nelayan setempat saat melakukan proses pencarian nelayan hilang

BeritaGresik.com – Seorang nelayan tradisional asal Pulau Gili Timur, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bawean, sekitar 2 mil ke arah timur dari Pulau Gili, Senin (2/2/2026).

Nelayan tersebut diketahui bernama Ainul Majid (35), warga Dusun Gili Timur, Desa Sidogedungbatu. Informasi awal mengenai kejadian ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Gili Timur, Wahid. Ia menyebutkan bahwa korban hilang saat memancing gurita di sekitar karang Tona.

Peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah nelayan lainnya berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WIB menggunakan perahu klotok masing-masing. Namun sekitar pukul 08.00 WIB, perahu klotok milik Ainul Majid ditemukan dalam kondisi kosong dan berjalan sendiri di sekitar area pemancingan gurita.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Selanjutnya, kabar hilangnya korban diteruskan kepada pihak keluarga di rumah dan dilaporkan kepada aparat setempat.

Sejumlah nelayan yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian, dibantu nelayan dari Pulau Gili Timur. Sedikitnya 13 perahu klotok dikerahkan dalam upaya pencarian, termasuk melibatkan beberapa penyelam untuk menyisir dasar laut di sekitar lokasi hilangnya korban.

Kepala Desa Sidogedungbatu, H. Supar, bersama Kapolsek Sangkapura IPTU Andik Asworo, Kanit Reskrim Polsek Sangkapura Aipda Wijiono, serta Babinsa Koramil Sangkapura Serda Mirsal, turut terjun langsung ke lapangan untuk membantu proses pencarian bersama nelayan setempat. Namun hingga sore hari, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Atas kejadian ini kami turut prihatin dan berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Kades Sidogedungbatu, H. Supar.

Guna memperluas upaya pencarian, pihak desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Gresik untuk meminta bantuan Basarnas.

Baca juga : Usai Diperbaiki, Kapal Tongkang Bocor di Perairan Bawean Lanjut Berlayar Munuju PLTU Batang

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Pihak keluarga bersama warga setempat terus berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya masih nihil. (abr)