Pencak Silat Diharapkan Warnai Budaya Gresik

No comment 1008 views
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim dan Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Kabupaten Gresik yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, Jumat (18/01).

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berharap
pencak silat bukan hanya urusan olahraga saja, tapi juga turut menjadi bagian dari budaya Gresik. Apalagi, pencak silat merupakan seni beladiri asli Indonesia dan sudah berkembang di berbagai negara.

Hal itu disampaikan Sambari saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Kabupaten Gresik yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Gresik, Jumat (18/1/2019). Dia
didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim dan Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya.

Kedatangan pejabat Pemkab Gresik itu disambut Ketua Ikatatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Gresik yang juga Dandim 0817 Gresik Letkol. Inf. Budi Handoko dan ratusan atlit dari tujuh perguruan pencak silat.

“Kami berharap melalui kejuaraan ini menjadikan pencak silat sebagai salah satu olahraga yang dapat memberikan warna. Tak hanya dibidang prestasi olahraha saja, namun  juga menampakkan budaya di Kabupaten Gresik ini,” ujar Sambari.

Dia menjelaskan, pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Kabupaten Gresik ini secara langsung dapat memperkuat eksistensi pencak silat di Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu juga menyampaikan apresiasi terlaksananya kegiatan itu. Dia berharap melalui kejuaraan silat tersebut dapat menjaring para atlit silat yang berprestasi dan dapat mengharumkan nama daerah diajang yang lebih besar lagi.

“Bertanding dengan kaidah-kaidah pencak silat dan taati aturan-aturan yang ada, maka dengan begitu prestasi akan tercapai. Hingga pada akhirnya nanti dapat mengharumkan nama Kabupaten Gresik di kancah Jawa Timur, Nasional bahkan Internasional,” pintanya.

Sementata itu, Ketua IPSI Gresik Letkol Inf. Budi Handoko mengatakan, Kejurkab pencak silat ini akan berlangsung dari tanggal 18 Januari 2019 hingga 20 Januari 2019. Kejuaraan diikuti 150 atlit pencak silat dari tujuh perguruan IPSI di Gresik.

Dia juga berpesan agar kejuaraan tersebut berjalan lancar dan kondusif. “Saya ingin selama pertandingan berlangsung, agar para atlit dan para pendukung untuk menjunjung tinggi sportifitas. Menjaga kondusifitas dan jangan sampai terjadi perselisihan antar perguruan,” pintanya.

Setelah itu, Ketua IPSI Gresik didampingi, Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Gresik memukul gong sebagai tanda dimulainya pertandingan. (iis/as)

No Response