Aktifitas Menenun di Usaha Milik Gayus di Cerme

Usaha sarung tenun di Iker Iker, Cerme, kembali betoperasi setelah sempat terhenti karena terkena banjir. (Foto: BG/Amn)

BERITA FOTO – Ibu-ibu pengrajin tenun di Iker Iker, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, mulai menenun sarung, Senin (6/2/2017). Sebelumnya, salama tiga hari mereka tidak bisa bekerja karena di wilayah itu terkena banjir Kali Lamong.

Aktifitas menenun di Iker Iker, Cerme. (Foto: BG/Amn)

Dalam sehari, pengrajin tenun yang bekerja di tempat usaha milik Gayus itu mendapatkan upah Rp 50 ribu untuk satu tenun sarung. Selain buat keperlua sehari-hari, hasil upah dari menenun sarung itu juga untuk membiayaai anaknya sekolah.

(Foto: BG/Amn)

Banjir akibat luapan Kali Lamong di wilayah Gresik sempat melumpuhkan aktifitas perekomian warga di lokasi terdampak banjir, utamanya di Gresik selatan seperti di Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. (amn)

Related Search

No Response