Categories: News

Pelaksanaan Proyek Peningkatan Infrastruktur Jalan di Bawean Terancam Molor, Ini kendalanya

BeritaGresik.com – Pelaksanaan proyek Inpres tentang peningkatan infrastruktur jalan di Bawean tepatnya Jalan Lingkar Bawean Tanjungori – Tambak dan Jalan poros tengah Tanjungori -Paromaan terus dikebut.  

Sesuai kontrak, pihak pelaksana proyek yaitu PT. Timbul Persada harus mampu menyelesaikan pekerjaan dengan nilai Rp. 45 miliar itu hingga penghujumg tahun 2023.

Sebab jika tidak, pihak pelaksana akan didenda 1% dari total nilai kontrak untuk keterlambatan per hari atau sekitar Rp. 45 juta denda perhari. 

Untuk itu, PT Timbul Persada terus menggenjot pekerjaan mereka hingga lembur.

Koordinator Palaksana PT Timbul Persada MR. Sholeh, mengatakan pihaknya optimis pekerjaan pemasangan paving akan rampung pada minggu kedua bulan Desember 2023 mendatang kecuali pekerjaan gorong-gorong akan dikerjakan kemudian.

“Kalau tidak ada kendala, kita perkirakan minggu kedua bulan Desamber mendatang pemasangan paving bisa rampung, “tuturnya saat ditemui, Kamis (30/11/2023).

Kendati demikian, banyaknya kendala di lapangan selama proses pekerjaan membuat pihaknya harus bekerja maksimal, kendala yang dimaksud kata Sholeh antara lain :

Faktor cuaca, musim hujan yang mengguyur sejak satu pekan terahir ini membuat proses pemadatan jalan menjadi becek, sehingga akses lalu lintas angkutan juga terganggu.

Selain guyuran hujan kata Sholeh pihaknya masih direpotkan dengan tiang-tiang Telkom dan PJU yang masuk ke badan jalan sehingga harus berkoordinasi dengan PT Telkom untuk merelokasi utility telkom kabel dan tiang.

“Untuk tiang telkom kita sudah menghubungi pekerja telkom secara personal yang bertugas di lapangan ” tambahnya.

Masih kata Sholeh, selama prosea pengerjaan pihaknya juga harus melakukan pelebaran jalan yang semula hanya 3 meter menjadi 5 meter dan tentunya harus berkoordinasi dengan warga yang rumahnya kena dampak. 

“Proses pelebaran ini kita tebang pohon dulu, koordinasi dengan warga juga, “imbuhnya.

Hingga saat ini kata Sholeh proses pemsangan paving di jalan Lingkar Tanjungori Tambak yang belum dipasang masih tersisah 500 meter di desa Tambak, 150 meter kawasan tanjaan Desa Tanjungori dan 300 meter di kawasan Dusun Labuhan.

Sementara untuk jalan poros tengah dikatakan saat ini masih proses struktur di kantor desa Paromaan karena masih ada kendala pelebaran. 

“Untuk jalan tengah masih ada kendala pelebaran di Paromaan, kemungkinan ada sekitar 700 meter nanti kita lewati, “pungkasny. (abr)

Reporter : Abrari

Recent Posts

Geruduk DPRD Gresik, Mahasiwa Bawean Tagih Kepastian Transportasi dan Kesehatan

BeritaGresik.com – Persoalan transportasi laut dan pelayanan kesehatan kembali menjadi sorotan. Aliansi Mahasiswa-Pemuda Bawean (AMPB)…

1 week ago

Kapal Tugboat Tenggelam di Bawean, 8 ABK Diselamatkan Kapal Menuju Semarang

BeritaGresik.com – Kepanikan sempat menyelimuti delapan anak buah kapal (ABK) TB MT20 1301 setelah kapal…

3 weeks ago

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Bawean, 8 ABK Bertahan di Tongkang yang Hanyut

BeritaGresik.com – Cuaca buruk dan gelombang tinggi membuat perjalanan Tugboat TB MT20 1301 berakhir tragis…

3 weeks ago

Setelah Menunggu 4 Hari, Ibu Hamil Risiko Tinggi di Bawean Akhirnya Jalani Operasi Caesar

BeritaGresik.com — Penantian panjang Issiyeh (39), seorang ibu hamil risiko tinggi asal Dusun Paginda, Desa…

3 weeks ago

Ibu Hamil Risiko Tinggi di Bawean Menunggu Jalan Menuju Rumah Sakit Rujukan

BeritaGresik.com - Ada kalanya keselamatan seorang ibu dan bayinya bergantung pada sesuatu yang tampak sederhana,…

4 weeks ago

Santri MBI Mambaul Falah Bawean Ukir Prestasi Nasional, Sabet Emas dan Perunggu di Malang Edu Fest

BeritaGresik.com - Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh palajar asal MBI Mambaul Falah Pulau Bawean kabupaten…

5 months ago