Resmi Dilantik, Ini Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan tanda lencana jabatan bupati kepada Fandi Ahmad Yani sebagai Bupati Gresik terpilih. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Pasangan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2024. Keduanya dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah kepala daerah terpilih lainnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26-02/2021).

Usai dilantik, Bupati Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang turut serta mendukung dan mendoakan yang terbaik, sehingga dipercaya mengemban amanah memimpin Kabupaten Gresik masa bakti 2021-2024 mendatang.

“Saya dan Bu Wakil Bupati ngaturaken banyak terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat. Tak lupa juga kepada para kiai, ulama dan seluruh tokoh masyarakat yang ikut mendoakan kami sehingga dipercaya untuk mengemban amanah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik,” kata bupati yang akrab disapa Yani itu.

Bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat, dia berharap berbagai persoalan yang menjadi pekerjaan rumah selama ini dapat terselesaikan secepatnya.

Dia menjelaskan, bahwa 9 Nawa Karsa menjadi program kerja prioritas dalam 100 hari kerja kedepan. “Untuk itu, kami meminta kepada semua pihak untuk saling berkolaborasi dan mendukung langkah kerja kami demi kelancaran program kerja dalam 9 Nawakarsa untuk 100 hari kerja kami kedepan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Nawa Karsa merupakan sembilan program prioritas pasangan NIAT. Sembilan program itu adalah, Gresik Akas, Gresik Cerdas, Gresik Agropolitan, Gresik Barokah, Gresik Lestari, Gresik Seger, Gresik Sehati, Gresik Barokah, dan Gresik Mandiri.

Bupati Yani juga menyinggung terkait penyelesaian persoalan banjir Kali Lamong. Ia berharap di era kepemimpinannya ini, persoalan Kali Lamong dapat segera terselesaikan agar warga Gresik selatan tidak lagi dihantui banjir saat musim penghujan tiba.

Priorotas utama lainnya, yakni berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik. Menurutnya, penanganan covid-19 di Gresik tetap harus dilakukan agar mata rantai sebaran virus ini dapat segera terputus.

“Salah satunya adalah dengan menggalakkan vaksinasi bagi masyarakat, agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya virus Covid-19 yang mengancam semua orang,” tambahnya. (iis/as)

Related Search

No Response