Tahun 2017, Tindak Kriminal di Gresik Meningkat

Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito bersama Kasatreskrim Polres Gresik AKP Adam Purbantoro. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Kepolisian Resort (Polres) Gresik tanpaknya harus bekerja lebih keras lagi dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Gresik. Pasalnya, tindak kriminal di Gresik cenderung meningkat pada tahun 2017.

Peningkatan angka kasus kriminalitas yang terjadi di Kota Pudak itu diungkapkan oleh Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito di Gresik, Minggu (31/12/2017).

Dia menyebutkan, telah terjadi 1.055 kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Gresik sepanjang tahun 2017. “Di tahun 2017, berdasarkan data di jajaran kami ada 1.055 kasus kriminalitas,” kata Kapolres.

Jumlah itu meningkat sebanyak 105 kasus kriminalitas jika dibandingkan tahun 2016, yang jumlahnya sebanyak 950 kasus kriminal. Sementara laporan terbanyak terjadi pada Oktober 2017, dengan jumlah laporan sebanyak 119 kasus kriminalitas.

Jika diklasifikasi berdasarkan jenis kasus kriminal yang terjadi, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menempati urutan teratas dengan jumlah sebanyak 195 laporan yang masuk ke kepolisian.

Kemudian, kasus pencurian dengan kekerasan (curas), kasus pencurian sepeda motor (curanmor), kasus anirat, perjudian dan kasus kasus cyber crime atau kejahatan yang terjadi di dunia internet.

“Selain itu, kasus penyalahgunaan narkoba juga meningkat. Selama 2017 ada 91 kasus narkoba. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 60 kasus,” ujar Kapolres Gresik AKBP Boro Windu.

Untuk itu, AKBP Boro Windu meminta kepada masyarakat agar segera melapor ke polisi terdekat atau melalui kring reskrim 110 yang selalu siap selama 24 jam menerima laporan, bila menemukan tindakan kriminalitas di lingkungannya. (amn/as)

One Response