Naik Helikopter, Gubernur Jatim Tinjau Vaksinasi Massal Di Bawean

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau vaksinasi massal di Pulau Bawean Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi massal di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Kamis (29/7/2021). Sasaran vaksinasi masaal kali ini sebanyak 10 ribu warga setempat.

Gubernur Khofifah tiba di Pulau Bawean menggunakan Helikopter dan landing di KRI Makassar-590 pada pukul 09.00 WIB. Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu didampingi Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, Sekdaprov Jatim Hery Tjahjono dan Bupati Gresik Fandy Ahamad Yani.

Sesampai di Bawean, Khofifah bersama rombongan langsung meninjau lokasi titik pertama vaksinasi massal, yakni di Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri (STAIH), Dusun Kebunagung, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Di sana, sasaran vaksinasi sekitar 5.000 orang.

Sayangnya, Khofifah enggan memberikan keterangan terkait vaksinasi di Pulau Bawean. Dalam kesempatan itu, Khofifah hanya mengajak peserta vaksinasi melantunkan salawat burda. “Keterangan terkait vaksinasi ini, biar nanti disampaikan oleh Pangkoarmada,” kata Khofifah singkat.

Sementara itu, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, vaksinasi massal di Pulau Bawean disiapkan sebanyak 10.500 vaksin, dengan target sasaran 10 ribu orang. Vaksinasi massal itu akan digelar selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat, 28-30 Juli 2021.

Pelaksanaan vaksin massal di Bawan kali ini terdapat 6 titik lokasi vaksinasi, masing-masing tiga titik di kecamatan Sangkapura yaitu Pesanggrahan, STAI Hasan Jufri dan TK Umar Mas’ud serta tiga titik di Kecamatan Tambak bertempat di kantor Kecamatan Tambak, Postu Desa Telukjatidawang dan SDN 361 Gresik di Desa Diponggo.

Kegiatan vaksinasi massal ini ditargetkan diikuti sebanyak 500 hingga 750 orang setiap titik lokasi.

“Dalam sehari ditarget 500 hingga 750 orang, kalau misalnya Jumat masih banyak yang berminat, maka akan kami undur sampai Sabtu. InsyaAllah bisa semua, asal kita mau semua,” kata Iwan.

Iwan menyebut ada sebanyak 150 tenaga kesehatan dan relawan yang ikut membantu vaksinasi massal di Pulau Bawean. Sebanyak 100 orang relawan dari mahasiswa Stikes Hang Tuah Surabaya, 30 orang nakes dari Puskesmas Tambak dan Sangkapura, serta 20 orang nakes dari Dinkes Koarmada II.

Setelah meninjau vaksinasi di lokasi pertama, Khofifah bersama rombongan langsung meninjau lokasi kedua vaksinasi di Pesanggarahan di Dusun Boom, Desa Sawahmulya. Sekitar 10 menit kemudian, rombongan langsung menuju Helikopter di KRI Makassar untuk kembali ke Surabaya. (abr)

Related Search

No Response