Pemkab Gresik Siapkan Tambahan Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto langsung menggelar rapat menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19 di Gresik, Jumat (22/5/2020). (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Seiring peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang dirilis Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Gresik pada Kamis malam kemarin, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto langsung mengadakan rapat pada Jumat (22/5/2020).

Pada rapat kali ini, Bupati Sambari mendesak seluruh rumah sakit di Kabupaten Gresik untuk memberikan tambahan ruangan untuk isolasi dan perawatan pasien positif Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali, awalnya jumlah ruangan dari seluruh rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 di Gresik sebanyak 98 ruangan menjadi 160, ditambah 34 ruangan khusus.

“Setelah rapat ini, Bupati mendesak agar ada penambahan ruangan yang sangat signifikan. Jadi rumah sakit swasta maupun RS Ibnu Sina juga diminta untuk memberikan tambahan ruangan untuk perawatan kasus Covid ini. Insyaallah pada Senin besok semua ruangan tambahan ini sudah siap,” tandas Ghozali yang didampingi Ketua Pelaksana Gugus tugas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Gresik, Nadlif.

Saat ini RSUD Ibnu telah menyiapkan sebanyak 65 ruangan yang berada di ruang G, ruang H dan ada juga ruangan dengan tekanan negatif.

Untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana tersebut, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim pada Jum’at siang itu juga melakukan sidak ke Dinas Kesehatan Gresik, RS. Ibnu Sina dan Puskesmas Alun-alun Gresik.

Saat mengunjungi Dinkes, Wabup Qosim langsung masuk ke Gudang APD milik Dinkes Gresik. Didampingi Kepala Dinkes Gresik Saifudin Ghozali, Wabup Qosim melihat-lihat tunpukan APD yang ada di Gudang tersebut. Qosim juga meninjau pusat pengolahan data Covid yang ada di ruangan sekretaris Dinas.

Terkait lonjakan jumlah terkonfirmasi Covid 19 di Gresik pada Kamis kemarin, Kepala Dinkes Gresik Saifudin Ghozali menjelaskan, bahwa hal ini teejadi setwlah pemeriksaan masif yang dilakukan Dinkes ke beberapa kluster besar.

“Itu sengaja kami lakukan pada seminggu yang lalu ketika ada kluster besar yang beberapa diantaranya tinggal di Gresik. Sebut saja klaster Sampoerna, sesuai data ada 300 karyawan Sampoerna yang tersebar di seluruh Gresik,” tandas Ghozali kepada Qosim.

Untuk sarana dan prasarana tambahan ruang di RSUD Ibnu Sina, saat dikunjungi Wabup Qosim, Direktur RSUD Ibnu Sina Endang Puspitowati menyatakan semuanya sudah siap. Bahkan pihaknya langsung menggelar rapat sejak adanya lonjakan penambahan data Covid-19.

“Kami sudah siapkan semuanya, seperti yang Pak Wabup lihat tadi. Pasien di Ruang Gardena sudah kami pindah dan kami melengkapi dengan sarana dan prasarana sesuai protokol WHO yang tampaknya sudah kami siapkan. APD juga cukup, namun untuk tenaga kesehatan kami masih memakai tenaga yang ada saat ini,” kata Endang kepada Qosim.

Swlanjutnya, Qosim memantau kesiapan Puskesmas Alun-alun Gresik. Di tempat itu, ia melihat langsung proses rapid test para calon penumpang kapal yang menuju Bawean.

“Tampaknya semua pelaksanaannya berjalan lancar sesuai arahan Bupati dan protokol WHO,” ucap Wabup QosimbKepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Reza Pahlevi. (sdm/as)

No Response