Waspadai Gangguan Keamanan di Gresik Jelang Natal dan Tahun Baru

Apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2019 di Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim mengingatkan kepada seluruh anggota Forkopimda dan Forkopimca agar tidak lengah dengan kondisi keamanan di wilayahnya jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Hal itu disampaikan Qosim saat memimpin rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Ruang Graita Eka Praja, Kamis (19/12/2019) lalu.

“Sesuai sambutan Kapolri yang disampaikan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat gelar apel pasukan Operasi Lilin 2019, agar kita jangan lengah,” kata Qosim.

Selain wabup Qosim, Rapat Forkopimda dihadiri seluruh jajaran Forkopimda, Kapolres Gresik, Kajari Gresik Heru Winoto, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, Kasdim Gresik Mayor Arh. Suwanto dan Wakil Ketua DPRD Gresik Asluchul Alif.

Menurut Qosim, ada banyak acara yang sudah diagendakan Pemkab Gresik pada bulan Desember 2019. Ada serangkaian kegiatan Amal bakti Kementerian Agama Gresik, diantaranya Zikir dan sholawat dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Jum’at 27 Desember 2019.

“Untuk kegiatan merayakan pergantian tahun di Gresik ada beberapa titik keramaian yang sudah diagendakan. Keramaian di Gelora Joko Samudro (GJOS), keramaian di Pantai Delegan-Panceng, keramaian di Alun-alun Kecamatan Menganti dan di Terminal Bunder Keramaian juga diselenggarakan Dinas Perhubungan Gresik,” ungkapnya.

Sementara terkait pengamanan Natal dan tahun baru, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah personil pada Operasi Lilin 2019, mulai 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020.

Personil yang diterjunkan sebanyak 182 orang dan dibantu oleh Kodim 0817, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan lain-lain sebanyak 250 orang.

“Kami pastikan keamanan di Gresik aman karena sebelumnya kami telah melaksanakan beberapa operasi. Yan tadi telah kami musnahkan ratusan botol miras bersama Forkopimda dan MUI Gresik,” papar Kapolres.

Usai apel gelar pasukan, Polres bersama Forkopimda dan MUI Kabupaten Gresik melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil operasi aman semeru 2019 yang digelar pada 14-19 Desember 2019. Ada 773 botol miras berbagai jenis yang dimusnahkan dengan cara di bulldozer. (sdm)

No Response