Kebakaran di Gresik Hanguskan 12 Warung dan 54 Sepeda Motor

Kebakaran hebat di Manyar Gresik menghanguskan 12 warung dan 54 sepeda motor. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Tengger, tepatnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (21/12/2017) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat saat itu.

Namun demikian, api membakar sebanyak 12 lapak warung beserta isinya yang ada di kawasan Pujasera dekat pertigaan Tengger Manyar. Selain itu, si jago merah juga menghanguskan sebanyak 54 unit sepeda motor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BeritaGresik.com, semula api membakar  belasan lapak warung. Lalu, dengan cepat api merambat ke parkiran sepeda motor yang berada di sekitar kawasan Pujasera.

Kebakaran di Manyar Gresik. (Foto: BG/Abr)

Akibatnya, sebanyak 54 unit sepeda motor milik para pekerja Mie Sedap yang biasa berlangganan parkir di kawasan itu juga ikut ludes terbakar.

Menurut keterangan penjaga parkir sepeda motor Sudarmono, saat kejadian dirinya tak bisa berbuat banyak menyelamatkan sepeda motor yang ada, karena kobaran api begitu besar dan membahayakan.

Kobaran api baru bisa dijinakkan setelah lebih 1 jam petugas pemadam kebakaran (PMK) melakukan pembasahan.

Puluhan pekerja mencoba mengidentifikasi sepeda motor miliknya yang terbakar di Manyar, Gresik. (Foto: BG/Abr)

Atas keajdian itu, puluhan pemilik sepeda motor menuntut ganti rugi terhadap pengelola parkir karena mereka telah berlangganan dan membayar uang parkir.

Fatoni, salah satu korban pemilik sepeda motor yang terbakar mengatakan, bahwa di sekitar pabrik Mie Sedap Manyar terdapat beberapa tempat lahan parkir yang di kelola oleh swasta dan umumnya menjadi langganan parkir para pekerja.

Kebakaran hebat itu diduga bersumber dari tabung gas yang meledak, karena kompor gas lupa dimatikan oleh pemilik warung yang sudah pada pulang dan menutup warungnya.

Sementara itu, penjaga warung paling ujung selatan, Rifai, mengku mengetahui adanya kobaran api dari dalam warung nasi milik Suyoto (39), warga Desa Sukomulyo, Manyar, Gresik. Kobaran api terlihat sekitar pukul 02.30 dini hari.

Mengetahui adanya kobaran api dari dalam warung milik Suyoto, Rifai langsung bertindak berusaha memadamkan api dengan. Tapi, upayanya itu tidak berhasil karena api cepat membesar. Apalagi pembatas warung terbuat dari kayu. (abr/amn)

Related Search

No Response