Usai Aniaya Ibu Kandung, Dua ODGJ di Gresik Kabur

BeritaGresik.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik berencana merehabilitasi dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang menganiaya ibu kandungnya di Kelurahan Tlogopatut, Gresik. Hanya saja, saat ini kedua orang tersebut masih kabur.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Munir melalui stafnya Alfi Arianto mengungkapkan, pihaknya saat ini masih mencari keberadaan dua anak yang berstatus ODGJ tersebut. Proses pencarian melibatkan lintas instansi seperti Puskesmas, TNI dan Polri.

“Sekarang masih dicari belum ketemu. Kalau nanti sudah ditemukan, mereka akan kami rehab di Rumah Sakit (RS) Menur,” ujarnya, Rabu (19/12/2018).

Sambil mencari mereka, Dinsos juga sudah menemui Jaminem, 72 tahun, seorang ibu yang dianiaya. Kedatangan petugas dengan maksud meminta izin, terkait rencana rehab kedua anaknya tersebut.

“Karena masih ada keluarga, kami perlu izin untuk melakukan rehab. Dan Ibunya sudah mengizinkan agar anaknya bisa dirawat di Rumah Sakit (RS) Menur Surabaya,” paparnya.

Kata Alfi, upaya pencarian sudah beberapa kali dilakukan. Tidak hanya sendiri. Namun, juga bersama-sama pihak puskesmas maupun lainnya, dengan melakukan pencarian di sekitar tempat tinggalnya.

Sebelumnya dapat diketahui, bahwa Jaminem, warga Kelurahan Tlogopatut, Kecamatan Gresik terpaksa dirawat di RSUD Ibnu Sina. Ia dirawat setelah duaniaya oleh dua anak kandungnya sendiri yang berinisial AG dan EW.

Saat ini perkembangan janda tiga anak itu sudah membaik. Pihak rumah sakit bahkan sudah membolehkan pulang. Tetapi, Jaminem masih takut pulang sebelum kedua anaknya direhab ke Rumah Sakit Jiwa.

“Belum berani pulang ke rumahnya, karena masih takut,” ujar Alfi, menceritakan kondisi Jaminem. (nul)

Related Search

No Response