1.344 Bidang Tanah Aset Pemkab Gresik Belum Bersertifikat

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menerima 21 sertifikat tanah aset milik Pemkab Gresik dari Kepala ATR BPN Gresik Asep Heri. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menerima 21 sertifikat tanah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dari Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Gresik Asep Heri.

Sertifikat tanah milik Pemkab Gresik tersebut diserahkan Heri kepada Sambari di Ruang Graita Eka Praja, Rabu (13/5/2020). Tampak Bupati Gresik didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, Sekda Gresik Nadlif dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak ATR BPN, pihak Kejaksaan Negeri Gresik serta seluruh tim dari Pemkab Gresik yang telah sukses melaksanakan tugas ini,” kata Sambari.

Meski baru 21 sertifikat tanah dari 201 yang telah diselesaikan dan diajukan oleh Tim Inventarisasi asset Pemkab Gresik kepada ATR BPN, namun Sambari menilai progres sertifikasi aset Pemkab sudah berjalan baik.

“Sekarang 21, tapi menurut yang disampaikan Kepala BPN saat ini progres penyelesaian dari 180 yang tersisa masih dalam proses. Semoga tak lama lagi semuanya sudah selesai,” ujarnya.

Kepala ATR BPN Kabupaten Gresik Asep Heri menyatakan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan sisa sertifikat sebanyak 180 dokumen.

“Pengukuran dan penggambaran sudah kami lakukan semua. Insyaallah saat kita berhalal bihalal nanti semua sertifikat sudah bisa kami serahkan. Semoga Pandemi COVID-19 ini bisa segera berakhir agar semuanya bisa lancar,” kata Asep.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Reza Pahlevi menjelaskan, pembentukan tim aset yang terdiri dari pihak Pemkab Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik dan BPN Gresik sebagai bentuk respon Pemkab menyikapi banyaknya aset Pemkab Gresik terutama tanah yang belum tersertifikasi.

Menurut Reza, berdasarkan data yang ada di BPPKAD, tanah aset milik Pemkab Gresik yang bersertifikat saat ini hanya 360 bidang atau senilai Rp435,5 miliar. Sedangkan aset tanah sebanyak 1.344 bidang atau senilai Rp1,7 triliun milik Pemkab Gresik belum bersertifikat.

Selain percepatan sertifikasi, tim ini juga melaksanakan tugas inventarisasi, melakukan pendataan, pencatatan dan pelaporan hasil pendataan. Mereka juga memberikan rekomendasi terhadap pengamanan fisik aset tanah milik Pemkab Gresik. (sdm/as)

Related Search

No Response