Gresik Optimalkan Pelayanan Data Kependudukan Berbasis Online

Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim memeriksa KTP elektronik milik Mohammad Hamim (50), salah seorang register. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengoptimalkan pelayanan data kependudukan masyarakat melalui aplikasi online yang diberi nama “Dr. Kep O”. Aplikasi berbasis android itu dapat diunduh lewat Google Play Store.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik Soemarno saat sosialisasi Administrasi Kependudukan yang belangsung di Ruang Mandala Bakti Praja akhir pekan lalu.

Dia memaparkan, pihaknya punya tiga target program data kependudukan yaitu, mewujudkan pelayanan cepat, mudah dan memuaskan via online dengan aplikasi Dr. KepO. Dengan begitu, seluruh warga Gresik sudah mengantongi KTP elektronik pada 2019.

“Untuk mensukseskan tiga program tersebut kami mengumpulkan seluruh register data kependudukan dari seluruh Desa dan Kelurahan, Para Kasie Pemerintahan baik dari tingkat desa dan kelurahan maupun dari kecamatan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Siti Muklisyatin kepada Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, penggunaan aplikasi Dr. KepO akan memudahkan masyarakat mengentry sendiri data kependudukan.

Data yang dientry oleh masing-masing orang itu akurasinya dinikai lebih optimal, lebih cepat dan lebih memudahkan pelayanan. Dibandingkan pelayanan yang melalui register desa atau kelurahan.

“Mulai menerima berkas, verifikasi, entry, cetak form, uploud dan cetak register. Kalau pemohon sudah mengentry sendiri maka tugas register desa hanya menerima data, verifikasi dan cetak form” ujarnya kepada kabag humas Suyono.

Salain pelayanan, Dr, KepO juga dapat memberikan informasi data kependudukan, misalnya data masyarakat tentang akte kelahiran, akte kematian dan berbagai informasi kependudukan lainnya.

“Setelah aplikasi terinstal. Untuk masuk, silahkan masuk dengan mendaftarkan nomer KK anda. Disana banyak menu layanan yang bisa dipilih” ungkap Suyono.

Kepada para Register yang hadir, Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim mengaku bangga atas partisipasi masayarakat Gresik untuk menjadi register.

“Kendati honornya tak seberapa tinggi, namun kinerja dan dedikasi para register ini sangat membanggakan. Hal ini bisa dilihat Gresik sudah mampu melaksanakan pilkades menggunakan IT. Kenyataan ini menjadi perhatian pemerintah pusat dengan hadirnya ketua KPU” kata Qosim. (as)

No Response