Australia Gandeng LPBI NU Tingkatkan Ketahanan Masyarakat Hadapi COVID-19

Penyemprotan disinfektan di gedung PBNU. (Foto: topikkita)

BeritaGresik.com – Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang telah mewabah di Indonesia sejak empat bulan yang lalu telah berdampak terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Karena itu, berbagai pihak melakukan upaya percepatan penanganan dan pencegahan virus Corona. Upaya itu salah satunya dilakukan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU).

Saat Corona mulai mewabah, NU langsung membentuk satuan tugas yang berfungsi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat guna memcegah penularan dan memijomalisir dampak yang ditimbulkan oleh COVID-19. Upaya itu salah satunya dilakukan melalui LPBI NU.

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) adalah lembaga yang secara struktural-organisatoris merupakan pelaksana kebijakan dan program NU dalam penanggulangan bencana, perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Ketua LPBI NU M. Ali Yusuf mengatakan, hingga kini pihaknya telah melibatkan ribuan relawan dalam melakukan edukasi dan penyebaran informasi guna mencegah penularan Covid-19.

“Bagi LPBI NU, untuk menghentikan penyebaran COVID-19 yang telah meluas ke seluruh wilayah Indonesia perlu upaya penguatan dan peningkatan ketangguhan masyarakat, terutama di level keluarga,” kata Ali, Rabu (8/7/2020).

Untuk itu, melalui program SIAP SIAGA, kemitraan Australia-Indonesia dalam manajemen risiko bencana, Australia dikatakan akan memberikan bantuan kepada LPBI NU.

“Program ini diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi Covid-19 dengan meningkatkan upaya pencegahan pada tingkat masyarakat paling bawah yaitu rumah tangga,” jelasnya.

Setelah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka, masyarakat juga akan didukung untuk mengembangkan dan menerapkan SOP lokal untuk pencegahan Covid-19, melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi kesehatan masyarakat, mempersiapkan fasilitas pendukung untuk mencegah infeksi Covid-19, termasuk penyediaan fasilitas karantina untuk ODP.

“Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi Covid-19 dan beradaptasi dengan normal baru melalui peningkatan upaya pencegahan berbasis masyarakat,” tandasnya.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan mengatakan, bantuan pemerintah Australia akan difokuskan melalui organisasi lokal untuk mendukung upaya pemerintah dalam fase respon dan pemulihan.

“Ini akan memastikan upaya kita diinformasikan oleh pengetahuan lokal, mendukung prioritas lokal, dan berkontribusi pada kapasitas dan akuntabilitas lokal,” ujar Gary.

Program SIAP SIAGA juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian lain guna mendukung tugas Gugus Tugas Nasional COVID 19 Indonesia yang mengkoordinasikan respon terhadap krisis. (as)

No Response