Pelajar Mambaul Falah Bawean Antusias Belajar Tanam Pohon Sentigi

Ratusan pelajar Mambaul Falah Bawean antusias belajar cara pembibitan pohon Sentigi (Stigi) di Pantai Pasir Putih Desa Sukaoneng. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Ratusan santri dan pelajar dari MBI Mambaul Falah Bawean antusias belajar cara pembibitan pohon Sentigi (Stigi) di Pantai Pasir Putih Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Kamis (03/12/2020).

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengaja kelestatarian pohon Sentigi Bawean yang nyaris punah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pendidikan kepada para pelajar bagaimana proses pembibitan dan penaman pohon sentigi.

Sebelum kegiatan pembibitan dilakukan, para pelajar dipandu oleh ketua Pokdarwis Sentigi Putih Moh Rasul, mulai dari pengisian pasir ke dalam plastik, mengambil bibit hingga proses pemindahan bibit dari tanah ke dalam pot plastik.

Widya Astuti, salah satu santri Mambaul Falah merasa ikut terpanggil untuk menjaga kelestarian pohon yang sudah nyaris punah ini. Untuk itu, kata Widya, dirinya merasa senang mendapat pengalaman baru bagaimana proses pembibitan dan penanamn pohon Sentigi.

“Kami para pelajar tentunya sangat senang, melalui kegiatan ini bisa belajar bagaimana proses penanaman sentigi melalui bibit, kan sayang jika pohon ini tidak kita jaga lama-lama bisa punah,” tutur Widya.

Sementara itu ketua Pokdarwis Sentigi Putih yang juga pengelolah pantai wisata Pasir Putih Moh. Rasul mengatakan, menanam Sentigi melalui bibit hanya bisa dilakukan sekali dalam satu tahun yaitu di awal musim hujan, dimana bibit sentigi mulai bersemi dari biji yang jatuh.

Anehnya, terang Rasul, jika bibit Sentigi ini tidak segera dipindah dan dirawat dengan sendirinya akan hilang.

“Masa pembibitan hanya bisa dilakukan di awal musim hujan seperti ini, sebab jika besar sedikit bibit yang sudah tumbuh itu akan hilang dengan sendirinya jika tidak segera dipindah,” terangnya. (abr)

Related Search

No Response