Muncul Petisi Pemkab Gresik Diminta Segera Atasi Banjir

Banjir merendam pemukiman warga di Desa Iker Iker, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, akibat luapan Kali Lamong. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Banjir akibat luapan sungai Kali Lamong yang melanda Kabupaten Gresik bagian selatan seperti di Kecamatan Benjeng, Kecamatan Cerme dan Kecamatan Balongpanggang menjadi sorotan di kalangan netizen.

Saat ini muncul petisi yang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik segera mencari solusi guna mengatasi meluapnya sungai Kali Lamong yang mengakibatkan banjir dengan tagar #PrayForBenjengBalongPanggangCerme.

Petisi ini dibuat oleh salah seorang warganet bernama Nasrin Hasan melalui Change.org. Sejak petisi ini dibuat pada Jumat (3/4/2019), hingga kini sudah ada 620 orang yang menandatangani petisi ini.

“Kepada pemerintahan kabupaten Gresik segera menangani banjir tahunan di Benjeng, BP, Cerme,” demikian judul petisi seperti dilihat BeritaGresik.com, Sabtu (4/5/2019).

Dalam petisi tersebut juga disampaikan, warga Gresik yang terdampak banjir akibat luapan Kali Lamong tidak butuh mie instan atau nasi bungkus, melainkan butuh solusi dari pemangkuh kebijakan untuk segera mengatasi banjir tersebut.

“Jangan jadikan kunjungan tiap tahun pada saat banjir, hapus air mata rakyat sekitar berikan kebahagian dan ketenangan rakyat sekitar. Jangan hanya menghabiskan kunjungan kerja di luar kota, tapi gunakan dana untuk daerahmu,” tulisnya.

Seperti dijetahui, hujan deras sejak beberapa hari kemarin mengakibatkan Kali Lamong meluap. Tiga kecamatan di Kabupaten Gresik terendam banjir. diantaranya, Kecamatan Cerme, Benjeng dan Balongpanggang. Bahkan saat ini, Kali Lamong berada di siaga hijau.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bendara Daerah (BPBD) Gresik beberapa desa terendam 20 hingga 100 CM. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merendam lahan pertanian dan fasilitas umum. (as)

No Response