Sering Dicuri, Pohon Sentigi di Bawean Terancam Punah

Pohon Sentigi di Pantai Pasir Putih, Desa Sukaoneng, Tambak, Bawean, Gresik, kerap dicuri orang pada malam hari. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Keberadaan Pohon Sentigi yang banyak tumbuh di kawasan pantai wisata Pasir Putih, Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak Bawean, Kabupaten Gresik kian hari semakin berkurang. Pasalnya, pohon yang sering digunakan untuk membuat tasbih dan tongkat ini sering dicuri orang pada malam hari.

Kepala Desa Sukaoneng, Abdul Hayyi, menyangkan aksi pencurian pohon sentigi yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab ini. Padahal, pihaknya membentuk kelompok sadar wisata Sentigi Putih tujuannya untuk melestarikan dan membudidayakan pohon sentigi.

“Sayang sekali masih ada saja ada orang yang tega melakukan aksi pencurian kayu sentigi ini,” kata Hayyi di Pulau Bawean, Rabu (31/3/2021).

Geram dengan aksi pencurian Sentigi, kepala desa dua periode ini berjanji akan menindak tegas pelaku yang tega melakukan penebangan pohon sentigi ini.

“Jelas ini tidak bisa dibiarkan, kita susah payah berupaya menjaga dan melestarikan, sementara orang lain main tebang saja,” ucapnya.

Menurut dia, masalah akses jalan ke pantai Pasir Putih tidak hanya menyulitkan pengelola dalam menjaga kelestarian pohon Sentigi, tetapi juga membuat perkembangan pantai wisata yang pernah mendapat kalpataru dari presiden ini pun cenderung jalan di tempat karena minimnya perhatian dari pemerintah.

“Karena aksesnya yang sulit, makanya Sentigi gampang dicuri, bahkan perkembangan wisatanya pun juga stagnan, padahal potensinya sangat luar biasa,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Pokdarwis Sentigi Putih Moh Rasul menjelaskan, aksi penebangan pohon Sentigi sering dilakukan pada malam hari disaat pantai Pasir Putih tidak ada penjaganya.

Menurut dia, jika melihat dari jejaknya, pelaku melewati jalur laut karena pintu gerbang pasir putih selalu dikunci ketika tidak ada penjaga.

“Aksi pencurian selalu malam hari dan pelakunya lewat laut karena tidak ada yang jaga, sementara pintu gerbang selalu dikunci kalau penjaganya pulang. Kelihatannya pencurinya sudah hafal situasi disini,” pungkasnya. (abr)

Related Search

No Response