Bos ABR Gugat Kejari Gresik Rp1,2 Miliar

No comment 639 views

Bos perumahan ABR Gresik memggugat Kejari Gresik Rp1,2 miliar. (Foto: BG)

BeritaGresik.com – Sidang gugatan pemilik perumahan Bukit Alam Raya (ABR), Achmad Fathoni (60), ke Kejaksaan Negeri di Pengadilan Negeri Gresik yang semula dijadwalkan Selasa (19/11/2019), ditunda kedua kalinya.

Penundaan dilalukan karena majelis hakim sedang mengikuti pelatihan di Megamendung Bogor, Jawa Barat. Fathoni, warga Kedungsekar, Kecamatan Benjeng Gresik itu menggugat Kejari Gresik sebesar Rp1,2 miliar.

Penundaan persidangan dipimpin hakim anggota Silvya Terry. Dalam persidangan itu, hakim pengganti hanya membacakan surat tugas dari majelis hakim Eddy. “Sidang tidak bisa dilanjutkan, karena mejelis hakim Pak Eddy sedang pelatihan di Bogor,” kata Silvya.

Sidang gugatan itu ditunda selama dua pekan sampai Selasa (3/12/2019) mendatang.

Sementara Edy Purwanto, penasehat hukum Achmad Fathoni mengatakan, persidangan ini sudah ditunda dua kali. Pertama, karena jaksa Kejari Gresik tidak membawa surat tugas.

“Kedua, hari ini majelis hakimnya sedang pelatihan selama dua pekan,” kata Edy.

Dari gugatan itu, Edy akan mengajukan ke majelis hakim untuk menghadirkan penggugat yang ada di rumah tahanan Kelas IIB Gresik. Permohonan itu berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2016, tentang prosedur mediasi di Pengadilan.

“Bunyi pasalnya yaitu para pihak wajib menghadiri secara langsung pertemuan mediasi dengan atau tanpa didampingi oleh kuasa hukum. Jadi, kami memohon Pak Fathoni diberikan surat penetapan oleh majelis hakim,” ujar Edy.

Seperti diketahui, Achmad Fathoni (60), menggugat Jaksa Agung Republik Indonesia sampai Kejaksaan Negeri Gresik senilai Rp1,2 Miliar.

Gugatan tersebut diduga atas kesalahan administrasi saat jaksa Pengadilan Negeri Gresik melakukan eksekusi pada Juli 2019 hanya berdasarkan petikan putusan, bukan atas salinan putusan. (as)

No Response