Dompet Dhuafa Bantu Ciptakan Bilik Disinfektan Aman di Gresik

Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Cak Rian Foundation membanti pengadaan alat Antiseptic Body Chamber yang dipasang di Masjid Jami Alun-alun Gresik. (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com – Penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah Jawa Timur semakin hari terus meluas. Hingga Senin (30/03/2020), terdapat 90 warga yang positif terinfeksi Corona, 336 pasien dalam pengawasan (PDP) dan sebanyak 5.071 orang dalam pemantauan (ODP).

Karena itu, guna mencegah wabah virus Corona semakin meluas, Dompet Dhuafa Jawa Timur bekerjasama dengan Cak Rian Foundation membantu pengadaan Antiseptic Body Chamber di Gresik. Alat berfungsi membunuh virus dan bakteri yang menempel pada kulit dan pakaian.

Dengan alat itu diharapkan mampu menjadi salah satu cara untuk melawan penyebaran Covid-19. Proyek pengadaan Antiseptic Body Chamber ini merupakan pertama kali diadakan di Jawa Timur. Lokasi pertama dipilih untuk pengadaan alat ini adalah Masjid Jami Alun-alun Gresik.

“Kerjasama ini disambut baik Takmir Masjid Jami Alun-alun Gresik,” ujar Kholid Abdillah, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, dalam release berita yang diterima redaksi BeritaGresik.com, Senin (30/3/2020).

Dia menjelaskan, alasan dipilih Masjid Jami Alun-alun Gresik ini karena masih banyak warga yang bekerja di luar seperti ojek online dan aparat kepolisian. Disamping itu, wilayah alun-alun ini sering dilewati oleh mereka yang masih bekerja di luar dan masjid ini selalu dipenuhi jamaah untuk sholat fardhu.

“Dengan bilik Antiseptic Body Chamber ini diharapkan mampu menghilangkan virus dan bakteri jamaah yang datang ke masjid,” ujarnya.

Lebih lanjut Kholid menjelaskan, bahwa Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama Cak Rian Foundation akan terus berupaya menghadirkan bilik Antiseptic Body Chamber yang diklaim aman ini di Jawa Timur, terutama wilayah Gresik.

“Saya berharap semoga dengan hadirnya alat ini, tidak ada lagi jumlah masyarkat yang positif terkena virus Corona (Covid19), khususnya di Gresik, Jawa Timur,” kata Septrianto Maulana, pria yang akrab disapa Cak Rian itu.

Dompet Dhuafa Jawa Timur memiliki target pengadaan 100 Antiseptic Body Chamber yang akan tersebar di Jawa Timur, terutama wilayah zona merah Corona.

Sementara itu, Ketua Crisis Center Cegah Tangkal Corona (CCCTC) dr. Yeni Purnamasari mengatakan, penggunaan disinfection chamber merupakan salah satu upaya mengurangi kontaminasi virus dan bakteri yang menempel di permukaan pakaian atau benda, dengan cairan antiseptic yang aman sesuai dengan anjuran produk masing-masing.

Dalam pemakaiannya dikatakan perlu edukasi secara jelas dan tepat terkait dengan lama pemakaian, paparan tidak langsung pada mata dan tidak ditelan.

“Upaya ini tidak meninggalkan metode pencegahan transmisi penularan  virus yang dapat melalui droplets dan menempel di pemukaan benda dengan upaya cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer disetiap waktu yang dianjurkan cuci tangan,” jelasnya.

Yeni menambahkan, komposisi bahan cairan antiseptic yang digunakan sebagai cairan pada Disinfection Chamber Dompet Dhuafa berupa antiseptic, yaitu chloroxylenol (4,8 %) dengan pengenceran 25 ml per 1 liter air atau benzalkonium klorida (1,1856 %) dengan pengenceran 45 ml per 1 liter air. (as)

No Response