Bupati Gresik Pantau Mall Pelayanan Publik

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat memantau pelayana satu atap di Mall Pelayanan Publik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Upaya Pemkab Gresik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat diwujudkan dengan memberlakukan siatem pelayanan satu atap yang disebut Mall Pelayanan Publik (MPP). Di tempat itu, berbagai pelayanan berkaitan dengan perizinan diberikan.

Setelah beroperasi sejak sepekan yang lalu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kembali terlihat mendatangi kantor pelayanan publik tersebut. Hal itu dilakukan guna memastikan pelayanan terhadap masyarakat diberikan dengan baik.

Plt Kepala Bagian Humas, Satriyo Utomo mengatakan, Bupati Sambari tiba-tiba mendatangi kantor MPP pada Senin (25/11/2019) siang. Di tempat itu, bupati mengecek beberapa unit pelayanan. Ia bahkan mendatangi beberapa warga yang saat itu tengah menunggu antrian.

Mula-mula Sambari mendatangi unit Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Di kursi antrian tampak beberapa orang tengah menunggu. Sementara salah seorang sedang berhadapan dengan petugas.

Dia adalah Ainun Mudjib (59), warga Ujungpangkah yang saat itu tengah mengurus perizinan membuka usaha studio foto. Bupati bertanya kepadanya, apakah dia diminta membayar? Ainun Mudjib menjawab tidak membayar.

Selanjutnya, Sambari bertanya kepada warga lainnya yang sedang antria, yaitu Arif Junaidi (52). Saat itu dia akan mengurus surat izin usaha angkutan.

“Sampean mengurus apa? Apakah usaha sampean sendiri? Ada surat kuasanya?” demikian serentetan pertanyaan yang disampaikan Bupati kepada Arif yang tengah mengurus izin angkutan milik juragannya.

Dia mengaku karyawan dari perusahaan yang tengah diurus perizinannya sambil menunjukkan surat kuasanya.

Di unit pelayanan Dispendukcapil, Sambari juga bertanya kepada dua orang perempuan paruh baya. “Mengurus apa bu? Sudah selesai?” tanya Sambari kepada dua orang ibu yang tengah berada di Unit Dispendukcapil tersebut.

“Ngurus Akte kelahiran cucu saya Pak, ini sudah selesai kok Pak. Hanya beberapa menit sudah selesai,” kata Bu Doni (57), warga asal Jalan RA Kartini Gresik.

Melihat langsung kondisi pelayanan di MPP, Sambari mengaku puas. Menurut dia, sampai sejauh ini setelah sekitar seminggu MPP dilakukan soft launching belum ada kendala yang patut dicatat.

“Kami tidak main-main, kalau ada ASN stafnya yang melanggar diluar ketentuan, maka saya akan menjatuhkan sanksi. Makanya saya berkomitmen pelayanan perizinan sehari selesai, apabila seluruh persyaratan dicukupi. Dokumen perizinan bisa ditunggu,” tegas Sambari.

Kepala DPMPTSP Mulyanto mengatakan, ada 14 Instansi dengan 19 counter front office. Ada DPMPTSP, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kementrian Agama, Kantor Pertanahan, Polres, BPPKAD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, PUTR, Dinas Tenaga Kerja, Bank Jatim, BPJS, serta Dinas LH.

“Kedepan masih ada lagi Dinas Instansi yang akan memberikan layanan di Mall Pelayanan Publik ini. Diperkirakan nantinya ada sekitar 17 sampai 20 instansi yang akan membuka gerai,” ungkapnya.

Namun demikian, belum banyak masyarakat menggunakan kesempatan ini. Setelah seminggu dibuka, masih ada gerai pelayanan yang hanya melayani satu atau dua orang.

Mulyanto mencontohkan masih sepinya counter Disnaker Gresik. Ia meyakini masyarakat akan mengurus kartu Pencari kerja/kartu kuning Disnaker (AK1) di MPP jika tahu ada layanan di sana.

Masih menurut Mulyanto, jumlah pengunjung MPP selama seminggu terakhir sekityar 100 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 70% pengunjung yang mengurus perijinan di DPMPTSP. (sdm/as)

No Response