Peduli Lingkungan, Mahasiswa Bersihkan Sampah di Pantai Bawean

Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII melakukan kerja bakti membersihkan sampah di bibir pantai kawasan Pelabuhan Perikanan Bawean, Senin (23/9/2019). (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com – Keindahan alam Pulau Bawean kerap mengundang decak kagum para traveler atau wisatwan yang datang berkunjung. Bahkan, tak sedikit yang menyebut pulau di Kabupaten Gresik itu sebagai Bali-nya Jawa Timur.

Namun demikian, pencemaran lingkungan yang dipicu masalah sampah dan plastik belakangan ini memantik keprihatinan banyak pihak, termasuk dari kalangan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bawean.

Penumpukan sampah sudah lama menjadi pemandangan tidak elok serta bau menyengat yang mulai sering dijumpai di beberapa tempat di Pulau Bawean, salah satunya terlihat di kawasan Pelabuhan Perikanan.

Karena itu, para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII melakukan kerja bakti membersihkan tumpukan sampah yang berserak di bibir pantai kawasan Dermaga atau Pelabuhan Perikanan Bawean, Senin (23/9/2019).

Para mahasiswa memungut satu per satu sampah dan memasukkannya ke dalam kantong plastik yang sudah mereka siapkan. Sampah dan plastik itu diduga berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan.

PMII Bawean menekankan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, termasuk membuang ke sungai. Mereka juga meminta instansi terkait agar memberikan perhatian serius masalah sampah di Bawean.

“Semoga menjadi perhatian bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Kepada pihak yang berwenang untuk dikawal dan diperhatikan secara serius,” tulisnya lewat akun Facebook PMII Bawean.

Seperti diketahui, sampah plastik memang tidak dapat dicerna, baik oleh tubuh manusia maupun binatang. Tak dapat dipungkiri, sampah yang tidak terkelola dengan baik akan menyebabkan pencemaran lingkungan. (as)

No Response