Baznas Gresik Segera Luncurkan Program Kampung Zakat

Wakil Bupati Gresik bersama Ketua Baznas dan Kepala Kantor Kemenag Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, getol membuat terobosan baru terkait penyaluran dan pendistribusian zakat di masyarakat.

Kali ini, Baznas Kabupaten Gresik tengah menyiapkan program baru yang disebut Kampung Zakat. Program ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan semangat para pegiat zakat dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Selain itu, terobosan ini juga bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran zakat. Lokasi yang dipilih sebagai pilot project atau proyek percontohan adalah di Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

“Saat ini kami masih melakukan komunikasi dengan Kemenag Kabupaten Gresik, sejauh mana kelayakan pogram ini dilaksanakan dengan memilih Desa Wedani, Kecamatan Cerme sebagai wilayah percontohan,” kata Ketua Baznas Gresik Abdul Munif, Senin (2/9/2019).

Terkait pelaksanaan program ini, Munif mengaku pihaknya siap memberikan penyuluhan terhadap masyarakat hingga ke desa-desa. Dengan begitu, semangat menyalurkan zakat semakin meningkat.

Terobosan ini disambut baik oleh Wakil Bupati Gresik Mohammad. Qosim. Dia menyatakan sangat mengapresiasi langkah Baznas Gresik dalam membuat terobosan baru berupa Kampung Zakat.

“Ini adalah gagasan yang sangat baik. Pasalnya, dengan pembuatan kampung zakat ini, daerah yang bersangkutan bisa lebih baik dari sisi ekonomi maupun sisi sumber daya manusianya,” kata Qosim.

Dia mengatakan, bahwa menunaikan zakat adalah tuntunan yang positif bagi yang mampu melaksnakannya. Karena itu, pihaknya sangat mendukung gagasan program kampung zakat itu untuk memudahkan penyaluran zakat.

“Kedepan, saya berharap ada kampung zakat di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik. Paling tidak ada satu desa yang dijadikan sebagai pilot project kampung zakat di tiap kecamatan,” harapnya.

Sebelumnya, Baznas Gresik mendapat pengakuan dari Kemenag Jawa Timur sebagai lembaga pengelola zakat sesuai dengan syariah serta patuh pelaporan keuangan standar dengan peringkat A.

Kemenag Jawa Timur juga memberikan sertifikat hasil audit syariah kepada Baznas Gresik. Sertifikat diserahkan oleh Nur Ibadi dari Kemenag Jatim kepada Ketua Baznas Gresik dengan didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim dan Kepala Kantor Kemenag Gresik Moh. Markus. (iis/as)

No Response