Peserta Sail Ini Santuni Pelajar Tak Mampu di Pulau Bawean

Brent dan Ana, peserta Sail 2019 asal Afrika Selatan dikerubungi warga di Pulau Bawean. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Brent dan Ana, peserta Sail 2019 asal Afrika Selatan memberikan santunan kepada sejumlah pelajar di sekolah Padang Jambu, Desa Telukjatidawang, Kecataman Tambak Bawean, Kabupaten Gresik, akhir pekan lalu.

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp2 juta rupiah diberikan oleh kedua turis tersebut kepada Masidi, Kepala Sekolah MA Padang Jambu, dan disaksikan oleh Kepala Desa Telukjatidawang Fahrur Razi, untuk disalurkan terhadap siswa yang kurang mampu di sekolah tersebut.

Menurut sepasang suami istri Brent dan Ana, donasi tersebut bukan merupakan imbalan atas dikembalikannya tas mereka yang hilang pada saat mengikuti kegiatan Sail to Indonesia, melainkan hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap keluhuran budi masyarakat Bawean.

“Jumlah ini tidak seberapa, kami hanya mengapresiasi saja atas kebaikan orang Bawean. Profesi saya juga sebagai kepala sekolah di kawasan pedalaman di Inggris. Saya berharap bantuan ini bisa dibelikan buku atau apapun yang bermanfaat buat pelajar di sini,” kata Brent.

Kedatangan kedua turis peserta Sail to Indonesia di Pulau Bawean itu sontak menfagetkan warga Dusun Padang Jambu. Bahkan, secara spontan mereka menyambutnya dengan musik Dhungka dan mengajak mereka selfie bersama.

Setelah puas menjamu para tamu manca negara itu, Masidi juga memberikan cendera mata berupa tikar pandan anyaman warga dusun Padang Jambu.

“Terima kasih, tikar ini sangat enak kalau dibuat latihan yoga. Kebetulan saya juga instruktur yoga,” ujar Ana.

Seperti diberitakan sebelumnya, mereka sempat kehilangan tas hitam berisi dua unit camera dan satu unit Iphone. Beruntung ditemukan oleh warga setempat dan dikembalikan melalui Kepala Desa Telukjatidawang. (abr)

No Response