AMP Extension page

Ibu-ibu PKK di Gresik Diajari Media Sosial

No comment 1178 views

Ibu-ibu PKK di Gresik dikenalkan dengan internet dan media soail. (Foto: Ostimewa)

BeritaGresik.com – Dinas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Gresik memberikan pengenalan tentang media sosial dan cara berinternet yang sehat terhadap ibu-ibu PKK di Kabupaten Gresik, Kamis (29/3/2018).

Pengenalan tentang internet dan media sosial tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Kominfo Gresik Budi Rahardjo. Banyak di antara mereka yang terperangah ketika dijelaskan dampak buruk yang diakibatkan media sosial.

“Menggunakan Facebook, Instagram, WA, Twetter, Line, Blackberry Massenger dan banyak media sosial yang lain. Kalau tidak hati-hati akan banyak menimbulkan masalah,” kata Budi menjelaskan.

Tak hanya itu saja, jika tidak berhati-hati, media sosial juga dapat menimbulkan perselisihan, kekacauan hingga berurusan dengan hukum terkait Undang-Undang ITE. Bahkan banyak data tentang diri yang harusnya bersifat pribadi akan terekspose.

Budi juga mengingatkan agar para ibu PKK menjaga anaknya ketika memakai gadget. “Jangan seperti yang pernah terjadi dimana videonya viral seorang anak yang membuka conten pornografi disamping ibunya. Sementara ibunya tidak menyadari,” ucapnya.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, peringatan bahaya media sosial bukan berarti ibu menjauhkan anak dari Internet, tapi orang tua terutama harus mendampinginya, serta tidak menyimpan content dewasa pada HP yang kadang juga dibuka oleh anaknya.

“Marilah kita bersama bertekad yaitu, internet sehat dimulai dari saya,” ujarnya.

Acara yang bekerjasama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi Informatika (BPSDMP) UPT Kementerian Kominfo, serta Dinas Kominfo Jawa Timur dinilai sangat dibutuhkan oleh para ibu TP PKK.

Hal ini sejalan dengan keinginan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari, agar para ibu di Kabupaten Gresik berperan besar dalam kemajuan Pendidikan anak-anaknya.

“Intinya, anak jangan sampai dilarang menggunakan teknologi yang nantinya akan membuat anak gagap teknologi. Orangtualah yang harus mendampingi dengan menguasai teknologi tersebut,” ujarnya.

Kepala Seksi Penelitian, Komunikasi dan Informatika BPSDMP UPT Kementerian Kominfo, Supandi Darmanto mengatakan, internet sehat tidak dilepas begitu saja kepada anak. Tapi, anak jangan dilarang karena banyak yang bisa dimanfaatkan.

“Penggunaan internet secara sehat dan aman, perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet (cyber ethic). Bimtek literasi internet sehat ini diharapkan para ibu-ibu peserta bisa menjadi insan yang cakap,” tandasnya.

Sementara Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Eka Handayani mengatakan, saat ini yang penting bagaimana meposisikan diri sebagai orang tua. Lalu, menyampaikan pesan kepada anak tentang informasi yang penting-penting saja.

“Misalnya jangan menyampaikan informasi pribadi secara lengkap. Menempatkan computer dan laptop di tempat yang sifatnya umum. Memberikan pemahaman jika menyampaikan informasi pastikan hal tersebut benar jangan asal” ujar Eka. (as)

No Response