AMP Extension page

18 Finalis Unjuk Kebolehan pada Lomba Teknologi Tepat Guna Gresik 2018

Gelar Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di WEP Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Sebanyak 18 peserta atau finalis melakukan unjuk kebolehan pada gelar Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Jalan Jaksa Agus Suprapto Gresik, Selasa (18/9/2018).

Selain menampilkan karya kelompok pelajar, ada banyak juga hasil inovasi yang dikembangkan para generasi muda desa Kabupaten Gresik yang diikutkan dalam perlombaan tersebut untuk mendapat apresiasi dari Pemkab Gresik.

Sebelum dilakukan penilaian oleh juri, beberapa pengunjung tampak berinteraksi dengan para pemilik karya. Pengunjung bertanya terkait manfaat hasil karya peserta tersebut serta inovasi apa yang ada pada karya tersebut.

Ada beberapa karya TTG yang mendapat perhatian pengunjung, diantaranya kursi roda listrik tenaga surya. Karya milik SMK Negeri Driyorejo ini banyak dicoba oleh para pengunjung untuk dinaiki.

Pada bagian belakang kursi roda listrik tersebut terdapat solar cell. Kemudian kursi roda dikendalikan sebuah aplikasi di handphone untuk bisa menggerakkan maju mundur serta berputar arah.

Karya lain yang juga menarik perhatian pengunjung yaitu OTIK atau ontel matic. Si pembuat melakukan modifikasi pada sepeda dengan menempel mesin rumput kecil.

Menurut pencipta karya TTG itu, Syahrul Ramadhan dan Afrianki Purwanto dari SMK Muhammadiyah I Gresik, sepeda itu sudah pernah dilakukan uji coba dari Kecamatan Bungah sampai WEP Gresik hanya menghabiskan bahan bakar 500 ml.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Suharsi melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya optimalisasi sumber daya alam desa, memajukan ekonomi dan penguatan kapabilitas masyarakat desa.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya kami untuk peningkatan partisipasi masyarakat dengan mendorong pembentukan, pengembangan  dan penguatan Pos Pelayanan Teknologi yang tersebar di setiap kecamatan,” jelasnya. (as)

No Response