RI Jadi Pasar Smartphone Terbesar di Asia Tenggara

0
375 views

BeritaGresik.com – Minat terhadap smartphone di Asia Tenggara mulai terlihat padar di paruh pertama tahun ini. Tercatat ada kurang dari 40 juta unit smartphone di Asia Tenggara sampai pertengahan tahun.

Konsumen di tujuh negara di Asia Tenggara menghabiskan lebih banyak uang untuk smartphone. Tujuh negara itu adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, Filipina dan Kamboja. Seluruh negara itu mengumpulkan revenue penjualan smartphonesebesar US$8 miliar dalam kurun enam bulan.

Ini merupakan laporan dari riset GfK yang mendata trafik penjualan mulai Januari sampai Juni 2015. Dilansir melalui Cellular News, Kamis 3 September 2015, mereka menemukan adanya kenaikan tingkat kebutuhan smartphone, yang naik 3,2 juta smartphone dalam kurun yang sama tahun lalu.

Lima negara mengalami pertumbuhan yang positif year-on-year dalam penjualan smartphone, kecuali Singapura dan Malaysia, di kisaran 7 persen sampai 27 persen. Tiga pasar smartphone terbesar di Asia Tenggara adalah Indonesia, Thailand dan Vietnam.

Ketiganya berturut-turut memiliki kenaikan volume penjualan mulai dari 27 persen di Indonesia sebanyak 14,9 juta unit, kenaikan13 persen atau sekitar 6,6 juta unit di pasar Thailand, dan sekitar 6 juta unit di pasar Vietnam atau naik sekitar 10 persen.

GfK juga menemukan adanya negara yang baru memulai tahunnya dismartphone. Pada Januari sampai Juni, telah terjual 3 juta unithandset di Myanmar, 89 persen di antaranya adalah smartphone.

Menurut pihak GfK, banyaknya smartphone dengan harga rendah saat ini membuat semua orang bisa mendapatkan smartphone. Bahkan 15 persen dari total smartphoneyang terjual di paruh pertama 2015 rata-rata berharga kurang dari US$100.

“Kami percaya, dalam dua tahun ke depan, segmen smartphone murah ini akan menguasai 35 persen dari total pasar dua tahun ke depan. Indonesia menjadi negara dengan jumlah pengguna dan smartphone entry level terbesar di Asia Tenggara,” ujarAccount Director for Technology di GfK, Gerrard Tan, seperti dikutip dari Cellular News, Kamis 3 September 2015.

Vendor smartphone China dianggap GfK telah berhasil memiliki peran yang besar dalam pasar yang dulu pernah didominasi merek global. Pada Juni 2015, 25 persen smartphone yang terjual di Asia Tenggara merupakan merek China. Padahal di 2013 lalu, kontribusinya hanya 4 persen. [zr/viva]