Suporter PS TNI-Ultras Mania Sepakat Berdamai

0
594 views
Suporter PS TNI-Ultras Mania sepakat berdamai. (Foto: BG/Wan)
Suporter PS TNI-Ultras Mania sepakat berdamai. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Suporter PS TNI dengan kelompok suporter Persegres Gresik United, Ultras Mania, akhirnya sepakat berdamai. Kesepakatan itu berlangsung di Mess Persegres di Jalan Basuki Rahmat, Gresik, Kamis (25/5/2016).

Tanpak hadir dalam kesempatan saat itu Komandan Kodim (Dandim) Gresik, Letkol ARM, Hendro Setiadi, pihak PS TNI, Perwakilan Manajemen Persegres Gresik United, serta perwakilan dari pihak kelompok suporter Ultras Mania.

Kesepakatan damai itu dituangkan dalam bentuk kesepakatan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Meteka sepakat memberikan santunan bagi korban kericuhan antarsuporter minggu lalu.

Perwakilan dari Manajemen PS TNI, Udik Wijaya, mengatakan bahwa kedatangan perwakilan PS TNI ke markas Persegres Gresik United tidak untuk membahas atau menganalisa kronologis kericuhan saat pertandingan.

Dikesempatan itu, pihaknya meminta maaf kepada korban bentrok antar suporter minggu lalu dan memberikan santunan kepada para korban.

“ Yang terjadi biarlah terjadi, pada laga Away Persegres GU vs PS TNI di Cibinong, Bogor, kami mempersilahkan Ultras Mania untuk datang dan menjamin tidak ada lagi permasalahan dan pada kejadian minggu lalu sudah kami evaluasi dengan pusat ” ujar Udik.

Muhammad Muhtarom, Ketua Ultras Mania mengatakan, pihaknya sepakat tidak akan membahas kejadian tempo lalu dalam forum ini. Pihaknya juga menganggap permasalahan itu sudah selesai.

“Prinsip kami sesuai slogan Ultras yaitu alangkah indahnya bersatu dan kami sepakat menghentikan kasus ini. Salah satu korban yang masih dirawat di RS Ibnu Sina kondisinya sudah membaik dan besok sudah bisa pulang,” kata Muhtarom.

Sementara itu, Dandim Gresik Letkol ARM Hendro Setiadi mengatakan, jika kejadian beberapa waktu lalu di luar dugaanya. Pihaknya dikatakan sama sekali tidak menghendaki kejadian tersebut.

Dengan adanya perdamaian ini, sesuai perintah atasan, PS TNI juga sudah memberikan bantuan bagi korban bentrok antar suporter minggu lalu.

“Kita ambil pembelajaran dari kejadian ini agar kedepan tidak terjadi lagi kejadian seperti ini” pungkas Dandim Gresik ARM Hendro Setiadi.

Seperti diketahui, bentrok terjadi pada Minggu (22/5/2016) antara Ultras Mania, Suporter Persegres Gresik United dengan Suporter PS TNI di Stadion Tri Dharma Petrokimia. Setidaknya ada 55 korban luka dari pihak Ultras Mania. (wan)