PP Denanyar Jombang Juara Liga Santri Nasional Regional II Jawa Timur

0
36 views
Persatuan Sepak bola (PS) Pondok Pesantren (PP) Denanyar Jombang juara I Liga Santri Nusantara (LSN) Regional II Jawa Timur 2017. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Persatuan Sepak bola (PS) Pondok Pesantren (PP) Denanyar Jombang keluar sebagai juara I Liga Santri Nusantara (LSN) Regional II Jawa Timur 2017 usai mengalahkan PP Al-Muhajirin Mojokerto dengan skor 3-1 pada laga final di Stadion Semen Gresik, Kamis (24/8/2017).

Dengan demikian, PP Al Muhajirin Mojokerto menempati posisi runner up. Sementara di posisi juara III diduduki oleh PP Bumi Sholawat asal Sidoarjo.

Tim PS Denanyar menguasai lapangan sejak wasit meniup pluit tanda dimulainya pertandingan. Permainan dari kaki ke kaki yang dimainkan PS Denanyar membuat pertahanan PS Al Muhajirin kedidoran. Seyingga di babak pertama PS Deananyar menyarangkan 2 bola ke gawang lawan.

Perlawanan PS Al Muhajirin baru tampak pada babak II. Meski sempat kecolongan 1 gol lagi, namun PS Al Muhajirin berhasil menyarangkan bola ke gawang PS Denanyar pada menit-menit akhir. Skor menjadi 3-1 sampai pertandingan usai.

Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim menyerahkan Tropy dan hadiah kepada masing-masing juara setelah pertandingan babak final, sekaligus menutup turnamen LSN Regional II Jawa Timur 2017 yang berlangsung sejak Minggu, 20 Agustus 2017.

Qosim mengatakan, LSN adalah agenda resmi dari Kementerian Olahraga RI Bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan menggandeng Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU).

“Tunrnamen ini berjenjang, setelah juara di LSN Regional II Jawa Timur maka juaranya akan mewakili ke jenjang turnamen antar Regional se Jawa Timur Yang rencananya berlangsung di Lirboyo Kediri. Juara LSN Jawa Timur otomatis akan mewakili LSN Tingkat Nasional di Bandung,” kata Qosim.

Menurut dia, turnamen yang terstruktur ini tujuannya untuk lebih memasyarakatkan olahraga sepak bola khususnya kepada kaum santri. Dengan demikian, maka nantinya ada bibit-bibit olahraga sepakbola yang lahir dari pondok pesantren.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Miftach yang juga ketua Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama Gresik kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono mengatakan, ada 24 Kesebelasan dari 11 Kabupaten Kota se Regional Jawa Timur yang ikut ambil bagian pada turnamen kali ini.

Mereka berasal dari Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro.

“Bagi kami kegiatan ini sangat positif, mengingat dengan turnamen antar pondok pesantren ini para santri pondok lebih antusias untuk hadir. Jadi ada nilai silaturahmi antar santri Pondok pesantren,” Ketua Asparagus Gresik kepada Suyono. (as)