Seorang Pelajar Putri Asal Gresik Menjadi Wakil Indonesia di Balapan Dunia

0
719 views
Suci Mulyani croser termuda nasional asal Gresik yang akan berlaga di tingkat dunia

BeritaGresik.com – Suci Mulyani ,15 tahun, seorang siswi di SMAN 1 menganti kelas X IPA 4. yang memiliki hobi sebagai balapan sepeda motor, atau motor cross. pada tanggal 4 dan 5 maret mendatang, akan menjadi wakil Indonesia di ajang Grand prix motor cross kelas 250 cc, tingkat dunia yang akan helat di indonesia yakni di pangkal pinang.

untuk turun diajang balap motor tingkat dunia yang akan diikuti oleh croses terbaik dari  23 negara itu. Suci sejak dua bulan terakhir setiap pagi selalu menjaga stamina dengan olah raga pagi. Sementara untuk ketangkasannya dalam mengendarai sepeda motor cross Suci setiap minggunya berlatih hinga 4 kali, dan tempatnya selalu berpindah pindah.

“Terjun di kelas 250 cc ini merupakan yang perama kalinya, sejak ikut balapan motor. Tutur cewek penghobi ikan laut tersebut sambil senyum.

Bakat mejadi pembalap pada diri suci , turun dari kakeknya, yakni Momo Harmono, 62 tahun, yang kini masih aktif sebagai pembalap nasional.

Saat ditanya sudah berapa piala yang dikumpulkan, suci langsung menjawab. ya banyak lho. suci juga mengaku kalau croser dari italia, menjadi tantangan terberatnya. tapi dia optimis, dengan dukungan doa warga gresik dan rakyat indonesia, dia bisa berhasil diajang grand prix motor cross 2017 ini.

Kepala Sekolah SMAN 1 Menganti, Muhammad Fadli saat mengantar Suci bertemu Jairuddin kepala dinas pemuda dan olahraga kabupaten Gresik bercerita di sekolah Suci terkenal sebagai siswi yang aktif, semua kegiatan sekolah diikuti, dan supel.

“Pihak sekolah sangat mendukung dan mendoakan supaya suci menjadi juara di ajang dunia, dipangkal pinang nanti, “kata M. Fadli.

Suci Mulyani saat menjalani sesi latihan

Suci merupakan anak tunggal dari pasangan marwoto dengan Budaya yang tinggal di Dadapkuning, cerme , Gresik. Sebagai orang tua Marwoto selàlu menemani anak tunggalnya saat mengikuti balapan dan di dunia pembalap indonesia, anaknya memiliki nama sebagai Suci Samudra . Suci mulai ikut balapan motor sejak kelas 6 Sekolah Dasar dan pertama kali terjun di kelas 65 cc.

“Piala pertama di raih saat ikut kejurda di kabupaten Ngawi 5 tahun yang lalu, “kata Marwoto.

Marwoto mengaku kalau selama anaknya ikut balapan ini, pada awalnya, sempat tidak bisa mendampigi buah hatinya . karena terbatasnya biaya.

“Saya dan istri hanya mendoakan dari rumah, “tutur Marwoto.

Saat melihat anaknya pulang dari kejurda di Blitar, tiba tiba anaknya pulang dengan lengannya diperban karena fatah, mulai saat kejadian tersebut, kedua orang tuanya yakni Marwoto bersama Budaya. selalu menemani croser nasional  perempuan termudah di Indonesia .

“Dimanapun melakukan lomba, kita selalu semobil termasuk dengan sepeda motor. dan tidur di hotel pun kita bertiga, “kata Marwoto dengan mata berkaca-kaca.

Selama lima tahun, Suci sudah berkali-kali mengalami cedera dan terpaksa harus dirawat khusus di salah satu rumah sakit di Solo. “Alhamdulillah dia tidak pernah mengeluh, itulah yang membuat saya bersama ibunya selalu mendukung keinginan anaknya untuk menjadi croser dunia, “terangnya.

Meskipun biaya untuk menjadi croses tersebut sangat mahal misalnya untuk helm seharganya Rp 8,5 juta,  sama dengan harga sepatu khusus balapan, belum lagi harga untuk kacamatanya , Rp 2, 5 juta. dan lain lainnya. Tapi untuk membuat anaknya senang , lanjut Marwoto apalagi untuk prestasi di tingkat dunia sebagai orang tua sebagai orang tua selalu mendukung

“Saya akan dukung terus, “kata marwoto yang waktu kecilnya ingin menjadi pembalap tapi tidak kesampaian itu. (amn)