Blusukan ke Gresik, Indra Syafri Cari Bibit Pemain Bola

0
31 views
Pembukaan pertandingan Galasiswa Gresik 2018 di Stadion Gelora Joko Samudro (GJOS), Jalan Veteran Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Mantan pelatih tin nasional Indonesia U-19 Indra Syafri memantau pertandingan Galasiswa Gresik 2018. Indra yang masih bertugas di PSSI dan berperan di sektor pengembangan sepak bola Tanah Air blusukan ke Gresik mencari bibit baru pemain sepakbola.

Didampingi Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad pada Selasa (20/3/2018), kedatangan Indra diterima Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Saat itu, mereka akan membuka pertandingan Galasiswa Gresik 2018 di Stadion Gelora Joko Samudro (GJOS), Jalan Veteran Gresik. Sedikitnya ada 17 tim dari 17 Kecamatan yang akan berkompetisi pada event yang berlangsung seminggu ke depan.

Dalam sambutannya, Hamid Muhammad mengatakan, ada 6912 lembaga dengan pertandingan berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi sampai tingkat nasional yang dilaksanakan pada September 2019 nanti.

“Yang terbaik pada tingkat nasional akan diikutsertakan pada kompetisi antar siswa tingkat International. Rencana pilihan negaranya adalah Singapura atau Inggris,” katanya.

Hamid berharap para pemain galasiswa ini tumbuh sebagai bibit pemain dari bawah di sekolah-sekolah, bukan bibit pemain yang dipesan dari atas. Dengan demikian, diharapkan pemain yang tumbuh dari galasiswa ini terbentuk karakter disiplin.

“Melihat semangat Bupati dan peserta yang tampak menggebu ini, sepertinya sangat yakin bakal menembus sampai tingkat International,” tandas Hamid dihadapan peserta Galasiswa serta 1000 supporter siswa tingkat SMP se Kabupaten Gresik.

Sementara Bupati Gresik Sambari yang hadir pada pembukaan Galasiswa itu berharap agar olahraga sepakbola tetap dijaga. “Sepakbola adalah industri, tapi kami meminta badan pemegang otoritas sepakbola mulai dari daerah sampai pusat agar industri sepakbola ini tidak dijadikan perjudian,” tegasnya.

Sambari juga menyampaikan jika lapangan arena kompetisi ini belum sempurna. Namun, dia berjanji akan menuntaskan pekerjaan lapangan ini. “Insyaallah akan segera kami tuntaskan dan menjadikan lapangan ini yang paling layak untuk ditempati pertandingan,” ucapnya.

Sementara mantan pelatih nasional PSSI U-19 Indra Syafri mengaku bangga pada Pemkab Gresik yang telah menyelenggarakan kompetisi ini.

“Kompetisi galasiswa ini  sangat membantu meringankan pekerjaan saya untuk mencari bibit bibit baru pemain yang akan menjadi tumpuan tim nasional Indonesia di masa depan,” kata pria 55 tahun tersebut seperti yang pernah dilakukannya ketika menukangi timnas U-19.

Selanjutnya, ia memberikan arahan kepada para guru olahraga se Kabupaten yang tergabung dalam ‘coaching clinic’. Syafri menekankan agar para guru menertibkan administrasinya untuk kelangsungan program ini. (as)