AMP Extension page

PSTI Gresik Mulai Siapkan Atlet Jelang Kejurda 2016

Pj Bupati Gresik Akmal Budianto bersama Ketua Harian Sepak Takraw Kabupaten Gresik Suwarno. (Foto: BG/Wan)

Pj Bupati Gresik Akmal Budianto bersama Ketua Harian Sepak Takraw Kabupaten Gresik Suwarno. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Gresik tengah menyiapkan para atletnya guna menghadapi digulirkannya ajang olahraga bergengsi tingkat Daerah (popda) dan kejuaran Daerah (kejurda) pada pertengahan 2016 mendatang.

Salah satu persiapan yang dilakukan dengan menggelar turnamen yang nantinya diharapkan akan melahirkan atlet yang mumpuni. Disamping proses pembinaan, PSTI Gresik juga berharap masyarakat bisa mengenal sekaligus menumbuh kembangkan minat olahraga tersebut.

Persiapan juga menjadi salah satu program yang harus dilakukan karena minimnya atlet sepak takraw yang ada di Gresik. Tidak dipungkiri, dari dulu hingga saat ini olahraga yang satu ini hanya diminati oleh warga Bawean (kepulauan wilayah Kabupaten Gresik).

Ketua Harian PSTI Kabupaten Gresik Suwarno menerangkan, minat olahraga sepak bola rotan di Gresik daratan sangat minim. Hal itu pula yang menjadi salah satu alasan pihaknya menggelar turnamen sepak takraw di Pulau Bawean.

“Proposal sudah kita layangkan ke KONI Kabupaten Gresik terkait kegiatan tersebut. Adapun dana yang kita pakai kurang lebih sebesar Rp 36 juta, dibilang cukup mungkin saja bisa. Namun tidak menutup kemungkinan kita minta dua camat yang ada di Bawean menjadi bapak asuh nantinya,” jelas Suwarno saat ditemui, Senin (4/1/2016).

Menurut Suwarno, pelaksanaan persiapan dengan menggelar kompetisi ini dilakukan guna mempertahankan prestasi yang disandang atletnya. Hingga saat ini, tercatat satu nama atlet sepak takraw yang masuk dalam skuad tim PON Jatim.

Seperti diketaui, sbelumnya tim sepak takraw Kabupaten Gresik pernah mendapatkan mendali emas dan perak dalam kejuaraan Porprov yang digelar di Kabupaten Banyuwangi.

“Kabupaten Gresik akan mencari sedikitnya 9 atlet atau pemain sepak takraw, yang nantinya akan dijadikan dua regu yang akan diterjunkan ke Popda dan Kejurda nantinya.

Satu regu Double Even yang dihuni Empat atle inti dan cadangan, sedangkan di regu Inter Regu akan dihuni Lima pemain yang juga cadangan,” pungkasnya. (wan)

No Response