Memanggul Beban Demi Dulang Rupiah

0
445 views

BERITA FOTO – Pada awal abad ke-17 M pelabuhan Gresik berperan sebagai pelabuhan besar dan utama di antara pelabuhan yang lain di sekitarnya. Itu tergambar dari aktivitas bongkar muat kapal yang mencapai 10 ton hingga 100 ton.

Keberadaan pelabuhan menjadi daya tarik Gresik sampai saat ini, karena di tempat itu terdapat potensi transaksi ekonomi dalam jumlah yang tak sedikit. Hal itu tidak lepas dari peran buruh angkut atau kuli panggul pelabuahan.

Buruh angkut memiliki status sebagai buruh lepas (casual) yang mendapatkan pekerjaan berdasarkan perantara mandor. Mereka bekerja mulai pukul 6 pagi hingga menjelang malam dengan upah Rp 30 ribu-Rp 50 ribu per hari. (wan)