Pilkades Serentak di Gresik Digelar Setelah Pemilu

Kabid Administrasi Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Nurul Muchid. (Foto: BG/Nul)

BeritaGresik.com – Agenda pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2019 di Kabupaten Gresik mulai dipersiapkan. Rencananya, perhelatan pesta demokrasi tingkat desa itu digelar setelah pemilihan umum (pemilu) nasional.

Kabid Administrasi Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Nurul Muchid mengungkapkan, kepastian pelaksanaan pilkades setelah agenda nasional adalah keputusan sesuai aturan. Artinya, harapan Asosiasi Kepala Desa (AKD) yang sempat bersurat meminta pilkades sebelum pemilu tidak bisa dikabulkan.

“Untuk pastinya bulan apa, masih belum? Karena nanti akan kami rumuskan dulu jadwalnya mulai dari tahapan-tahapan sampai dengan waktu pelaksanaan,” kata Muchid di Gresik, Jumat (28/12/2018).

Dia menjelaskan, pada 2019 tercatat ada 265 desa yang akan menggelar pilkades. Alokasi anggaran yang disediakan melalui APBD sebesar Rp 18 miliar.

Menurutnya, duit belasan miliar itu disiapkan khusus keperluan pilkades. Antara lain makan dan minum rapat panitia penyelenggara, honorarium panitia, perlengkapan pemungutan suara dan benner pengumuman.

Adapun diketahui, untuk batas akhir masa jabatan kepala desa (kades) berdasarkan surat keputusan (SK) pengangkatan. Waktunya beragam, sebagian dari mereka berakhir pada bulan April dan Juni 2019.

“Tapi rata-rata sepertinya banyak (kades) yang selesai bulan Juni. Jadi bagi kades yang masa jabatannya sudah selesai terlebih dulu, maka untuk sementara posisinya akan diisi dengan Pelaksana tugas (Plt) kades sampai ada pelantikan (kades) yang baru,” terang Muchid. (nul)

No Response