Parpol Rukun, Bupati Optimis Pemilu 2019 di Gresik Kondusif

Fokus Grup Diskusi (FGD) bersama yang diselenggarakan oleh Polres Gresik di Hotel Home Jalan Kalimantan (GKB) Gresik, Kamis (28/3/2019). (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan optimis pelaksanaan Pemilu 2019 di Gresik bakal berjalan lancar. Itu disampaikan Sambari melihat antusias para ketua partai politik (parpol) dalam acara Fokus Grup Diskusi (FGD) yang digelar Polres Gresik di Hotel Home, Gresik, Kamis (28/3/2019).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh tim sukses parpol, Badan Pengawas Pemilu Gresik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para Kapolsek dan beberapa pimpinan di jajaran Polres Gresik.

FGD yang melibatkan banyak pihak ini digelar guna memantapkan suksesnya pileg dan pilpres pada 17 Apri 2019 mendatang. Dengan begitu, diharapkan terlaksana pemilu yang kredibel, akuntabel, serta bermartabat di Kabupaten Gresik.

Sambari berharap kegiatan ini bisa memecahkan permasalahan yang selama ini dirasa masih mengganjal di antara para partai politik peserta pemilu.

“Dengan keadaan ini, dan atas dukungan semuanya maka pemilu akan berjalan sesuai yang kita harapkan. Atas dukungan semua partai politik ini maka saya yakin pelaksanaan pemilu di Gresik bisa berjalan kondusif seperti pelaksanaan pemilu sebelumnya,” ujar Sambari optimis.

Dia juga optimis dukungan parpol ini akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu nanti. Pada Pemilu 2019 ini, ia berharap partisipasi pemilih di Kabupaten Gresik melebihi target partisipasi masyarakat sebelumnya, yaitu 77,5 %.

“Semoga akan memberikan sumbangsih demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gresik dan Jawa Timur pada umumnya,” ucapnya.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro menjrlaskan, kegiatan FGD ini merupakan bagian penting dari silaturahmi antar partai politik untuk mendinginkan suasana (cooling system) menjelang pemilu.

“Mari kita Bersama menciptakan pemilu yang aman, damai dan sejuk. Pemilu kali ini merupakan pesta demokrasi yang menjadi tonggak sejarah karena melaksanakan 5 pemilihan sekaligus,” kata Wahyu.

Menurut dia, kesuksesan Indonesia dalam pelaksanaan pemilu ini akan menjadi sorotan dunia international. “Kita memilih pemimpin, bukan mengadu pemimpin. Maka hindarilah hoax dan isu SARA. Kami akan menindak tegas setiap upaya yang mengganggu pelaksanaan pemilu,” tegasnya.

Kapolres juga menyatakan, bahwa tugas pengamanan pemilu adalah suatu kehormatan. Untuk mengamankan Pemilu 2019, pihaknya akan menerjunkan petugas pengamanan pemilu sebanyak 1.618 orang yang terdiri dari gabungan TNI/Polri, Linmas dan dibantu Ormas.     

“Sesuai Indeks Potensi Kerawanan Pemilu di Gresik cukup aman. Dibanding dengan beberapa kabupaten/kota lain Gresik terbilang kondusif,” tandas Kapolres. (sdm/as)

No Response