Panwaslu Gresik Selidiki Stiker Ajakan Golput

0
905 views

BeritaGresik.com – Pantia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Gresik menyelidiki peredaran stiker atau selebaran kertas yang mengajak warga tidak memilih atau “golput” dalam Pilkada Gresik 2015.

“Hingga saat ini kita belum menerima laporan peredaran stiker golput di Gresik, dan kami masih menyelidiki serta menunggu adanya laporan dari masyarakat,” kata Devisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Gresik, Ismail Hariyanto, Senin (19/10).

Menurut dia, pihaknya belum menemukan bukti fisik stiker golput yang beredar di masyarakat. Namun demikian, beberapa anggota Panwaslu diakui telah mendengar adanya peredaran stiker itu di beberapa wilayah Kabupaten Gresik.

Karena itu, Panwaslu Gresik masih akan melihat terlebih dulu konteks dari isi stiker, apakah diikuti ajakan untuk tidak memilih atau ada upaya menghalang-halangi pemilih untuk ikut melaksakan Pilkada di Kabupaten Gresik.

“Kalau konteksnya demikian maka pembuat stiker akan kita pidanakan, namun tetap akan kita kaji terlebih dahulu ada upaya apa dibalik pembuatan stiker tersebut,” katanya.

Dalam undang-undang nomor 8/2015 pasal 178 disebutkan setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya, dipidana dengan penjara paling cepat 12 bulan, dan paling lama 24 bulan penjara, atau denda paling sedikit Rp12 juta, dan paling banyak Rp 24 juta.

Ismail berharap, masyarakat Gresik tidak terpengaruh dengan adanya isu atau ajakan yang tidak jelas dari sebagian masyarakat, sehingga pelaksanaan Pilkada Gresik bisa berjalan aman dan tertib.

“Kita sebagai bagian dari panita pelaksanaan Pilkada Kabupaten Gresik juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar ikut serta dan peduli terhadap pelaksanaan pesta demokrasi,” tandasnya. [ant/zr]