AMP Extension page

Caleg dan Parpol di Gresik Deklarasi Pemilu Damai 2019

Deklarasi damai untuk lemilu tahun 2019 di Kabipaten Gresik. (Foto: BG/As

BeritaGresik.com – Sebanyak 15 ketua partai politik (parpol) peserta pemilu di Kabupaten Gresik beserta para calon anggota legislatif (caleg) menggelar deklarasi damai untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang akan datang.

Setidaknya ada lima butir kesepakatan yang mereka sampaikan, di antaranya menyatakan kesiapannya mengikuti pemilu yang jujur, adil, santun dan bermartabat. Peserta pemilu juga siap melaksanakan kampanye dengan tidak mengangkat isu sara dan provokatif.

Peserta pemilu mengaku siap menjaga situasi kondusif, aman dan damai, serta siap menerima hasil perhitungan suara yang telah ditetapkan oleh KPU. Terakhir, mereka juga siap mewujudkan pemilu aman, damai, sukses serta memelihara kamtibmas di masyarakat.

Deklarasi pemilu damai berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis (11/10/2018). Tanpak hadir Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim, serta anggota Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sambari berharap seluruh peserta pemilu menaati aturan yang telah ditetapkan.

“Terutama bagi yang punya uang lebih, untuk menempatkan alat peraga kampanye (APK) yang sesuai ketentuan. Mari kita bersama menjaga lingkungan. Jangan menempel APK di pohon, tiang listrik atau tempat yang dilarang,” kata Sambari.

Dia menyebutkan, jumlah pemilih di Kabupaten Gresik sebanyak 911.809 orang yang terbagi dalam 3.561 Tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua KPU Gresik Ahmad Roni mengatkan, Pemilu di Gresik diikuti 15 Parpol. Dari 15 parpol tersebut, ada 511 caleg yang terbagi dalam 8 daerah pemilihan se Kabupaten Gresik. Mereka akan memperebutkan 50 kursi legislatif.

“Masa kampanye pada pemilu kali ini sangat Panjang yaitu sejak 23 september 2018 sampai 13 April 2019 (7 bulan). Untuk itu saya berharap agar anda para caleg dan parpol mengatur ritme kampanye. Jangan sampai pada tahap akhir justru sepi kampanye,” tandasnya.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, Dandim 0817 Gresik Letkol Infantri Budi Handoko maupun Badan Pengawas Pemilu Gresik meminta agar semua pihak komponen masyarakat membantu untuk terciptanya pemilu damai dan menjaga Kamtibmas.

“Ikuti semua aturan yang telah ditetapkan. Mari kita Bersama-sama untuk menjaga ketertiban tidak memasang APK di tempat-tempat yang dilarang, saling menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan” tegas Kapolres Gresik. (sdm/as)

No Response