Pengusaha di Gresik Diharapkan Peduli Anak Yatim

Penjual burung Mohammad Bustomi atau Gondrong saat memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dan kaum dhuafa. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Gresik termasuk salah satu daerah industri di Jawa Timur. Ada ribuan perusahaan beroperasi di wilayah Kabupaten Gresik. Banyaknya perusahaan di Kota Pudak ini diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim, Selasa (31/10/2017). Dia menekankan agar para pengusaha di Kabupaten Gresik peduli kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Qosim mencotohkan sikap peduli yang ditunjukkan salah seorang penjual burung yang mengundang dirinya untuk membagikan santunan yatim piatu dan dhuafa pada Senin (30/10) kemarin.

“Meski hanya seorang penjual burung, tapi saudara M. Bustomi ini masih mau peduli untuk membagikan sebagian hartanya untuk orang-orang di sekitarnya yang membutuhkan,” kata Qosim.

Dia berharap kegiatan seperti itu bisa dicontoh oleh pengusaha kecil yang lain maupun pengusaha besar yang ada di Gresik, dengan jumlah santunan yang lebih besar pula. Dengan demikian, maka akan lebih banyak orang yang disantuni.

Mohammad Bustomi (41), atau yang terkenal dengan nama gondrong ini adalah seorang penjual burung di Jalan Usman Sadar Gresik. Meski tempatnya terlihat sederhana, tapi usaha laki-laki yang punya ciri khas rambut panjang ini sudah dikenal oleh para penggemar burung di Gresik.

Bustomi tak hanya menjual burung, laki-laki pemilik UD Gondrong Group ini juga menjual segala kebutuhan para penggemar burung, mulai sangkar, makanan burung serta berbagai pernak-pernik lainnya.

“Dulu saya jualan sebagai Pedagang kaki lima (PKL) dan kontrak tempat kecil disebelah selatan tempat ini. Alhamdulillah saat ini sudah bisa punya tempat sendiri yang luas. Jualan saya juga makin banyak dan beragam,” ungkap Gondrong.

Dari keuletannya, saat ini Gondrong membuka cabang lain di Gresik. Dia mengaku sudah punya toga tempat usaha serupa, dua tempat ada di Gresik satu tempat lainnya di Kabupaten Lamongan.

“Di toko saya ini dan beberapa cabang toko saya yang lain. saya tak hanya menjual burung, tapi segala kebutuhan bagi pemelihara binatang dan peternak. Orang bilang toko saya ini lengkap sebagai pet shop,” katanya bangga.

Ketika ditanya berapa penghasilannya sehingga bisa memberikan santunan kepada 200 anak yatim piatu dan dhuafa. Pemilih UD Gondrong Group ini hanya senyum-senyum, tanpa menyebutkan nominal penghasilannya.

“Pokonya cukuplah, kan ini ‘tabungan akhirat’. Saya tidak harus menghitung penghasilan saya dan berapa prosentasenya. Yang penting saya bisa menyisihkan untuk yatim piatu,” pungkasnya. (sdm/as)

No Response