H-1 Hingga H+1 Idul Adha, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

0
36 views
Apel gelar pasukan untuk pengamanan Idul Adha 2017. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1438 H atau Hari Raya Qurban 1 September 2017, seluruh kendaraan yang bertonase besar dilarang melintas mulai hari ini, Kamis 31 Agustus 2017 hingga Minggu 3 September 2017.

Larangan itu menyusul diterbitkannya Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Pehubungan Darat Nomor : SE. 16/AJ.201/DRJD/2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pembatasan Operasional Kendaraan Angkutan Barang Pada Saat Libur Panjang Hari Raya Idul Adha Tahun 2017.

Menindak lanjuti surat edaran tersebut, Bupati Sambari mengimbau agar aktifitas operasional angkutan pertambangan untuk meliburkan aktifitasnya sementara waktu sesuai dengan surat edaran yang telah ditetapkan oleh Kemenhub tersebut.

“Untuk sementara waktu, saya minta kepada pengusaha angkutan pertambangan untuk meliburkan aktifitasnya sementara waktu hingga tanggal 3 September 2017 demi kelancaran arus lalu lintas,” kata Bupati.

Imbauan itu disampaikan Bupati Gresik usai melaksanakan apel gelar pasukan untuk pengamanan Idul Adha yang diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP di halaman Kantor Dinas Perhubungan, Kamis (31/08/2017)

Untuk itu, Bupati Sambari memerintahkan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemantauan terkait kondisi arus lalu lintas di jalur utama Kabupaten Gresik dan selalu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Tak hanya itu, guna menekan angka kecelakaan dan mengurangi polusi udara, Bupati Sambari mengingatkan para pengusaha untuk melakukan uji kelayakan (uji KIR) kendaraan operasionalnya. Langkah itu penting demi keselamatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya menjelaskan, larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang ini berlaku pada jalan nasional. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas menghadapi libur panjang Idul Adha 2017.

“Untuk kendaraan angkutan barang yang mengangkut sembako (Sembilan bahan pokok), BBM, Bahan Bakar Gas, ternak, pupuk, susu murni, barang antaran pos dan bahan baku ekspor/import boleh beroperasi selama masa libur panjang perayaan Idul Adha,” jelas Andhy.

Dua juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan personel guna melakukan pengawasan dan menyiapkan rambu-rambu lalu lintas tambahan selama berlakunya surat edaran tersebut. (iis/as)