Konsumsi Sabu, Nenek Kesi Diringkus Polres Gresik

0
158 views
Satnarkoba Popres Gresik meringkus tiga orang pengguna sabu-sabu. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Berawal dari mengkonsumsi barang haram jenis sabu-sabu untuk pengobatan, Kesi Maningsih (52), warga Putat Gede Barat, Kelurahan Putat Gede, Kecamatan Sukomanunggal Surabaya ditangkap Satnarkoba Polres Gresik. Tak hanya dikonsumsi, nenek paruh baya itu ternyata menjualnya ke beberapa orang.

Selain nenek Kesi, Satnarkoba Polres Gresik juga meringkus dua orang pemuda. Mereka adalah Budi Santoso (32) alias Ambon, warga Malang yang kost di Jalan Kapten Dulasim kampung Kramat Kelurahan Kramatinggil Kecamatan Gresik dan Prianto (36), warga Dupak Krembangan Surabaya.

Kesi berdalih mengkonsumsi sabu-sabu itu karena saran dari beberapa temannya supaya penyakit yang ia derita lekas sembuh. “Awalnya saran dari beberapa teman untuk dikasi obat ini, setelah tak coba memang sakit saya berangsur sembuh,” ujar Kesi.

Setelah dikonsumsi sendiri untuk keperluan pengobatan penyakit yang diderita selama tiga bulan, perempuan dua cucu itu pun tergiur untuk menjualnya karena dirasa menguntungkan. Kesi lalu membeli paket besar dari seorang bandar dan dijual lagi dengan paket kecil-kecil.

“Saya konsumsi obat itu kurang lebih sudah tiga bulan, karena sakit saya berangsur sembuh makanya saya konsumsi. Selain itu, kalau ada orang pesan ya tak kasi, wong saya dapat untung, kan lumayan buat biaya hidup cucu saya,” ujarnya.

Selama mengkonsumsi sabu-sabu, Kesi mengaku tidak mengetahui jika barang haram yang dikosumsi dan dijual itu termasuk narkoba jenis sabu-sabu. “Selama ini saya tidak tahu kalau itu sabu. Setahuku ya itu obat, saya beli dari Mas Wiji, warga Surabaya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Chotib Widiyanto mengatakan, bahwa pihaknya telah menangkap ketiga orang tersebut. “Ketiga orang tersebut hampir bersamaan kita tangkap. Cuma beda tempat kejadiannya,” terang AKP Chotib.

Dari hasil penangkapan ketiga pelaku, polisi mengamankan berbagai barang bukti di antaranya, barang bukti milik Kesi berupa satu tas hitam berisi plastik klip dan sabu seberat 0,81 gram, kaleng rokok berisi 3 pipet kaca, alat hisap, satu botol alkohol dan HP Blackberry.

Selain milik Kesi, barang bukti milik Budi Santoso juga diamankan polisi antara lain, satu bungkus sabu seberat 0,32 gram dan satu buah HP merk Aldo. Barang bukti milik Prianto, satu paket sabhu seberat 0,10 gram, satu pipet kaca berisi kristal putih seberat 0,88 gram, gunting, alat hisap dan HP merk Nexian.

Atas perbuatanya, ketiga pelaku tersebut terancam pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun. (wan)