Para Diplomat Terkesan Industri Perkapalan di Gresik

0
159 views
Para calon diplomat RI saat berkunjung ke galangan kapal PT Indonesia Marina Shipyard di Gresik. (Foto: Berita Gresik/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Sebanyak 86 Diplomat RI mengunjungi PT Indonesia Marina Shipyard, di Kelurahan Sidorukun Kecamatan Gresik, Jumat (31/3/2017). Kedatangan mereka untuk melihat langsung industri pembuatan kapal dan perbaikan kapal rusak atau docking.

Di antara puluhan diplomat atau duta besar RI di luar negeri yang hadir antara lain Dubes RI Emeria Wilujeng Siregar atau Diplomat Utama Direktorat Amerika I, Sudirman Haseng Sekretaris Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Marina Estella Anwar Bey Sekretaris Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa.

Kemidian, Dubes Benny Bahanadewa atau Diplomat Utama Direktorat Eropa I dan Dubes Nurul Aulia Diplomat Utama Direktorat Timur Tengah. Mereka mengaku sangat terkesan dan terpesona dengan kawasan industri perkapalan milik PT. Indonesia Marina Shipyard.

“Kami akan mempromosikan keberadaan perusahaan kapal dan docking di PT Indonesia Marina Shipyard,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Marina Estella Anwar Bey, mendapingi Dubes Emeria Wilujeng Siregar Diplomat Utama Direktorat Amerika I.

Sementara Dirut PT Indonesia Marina Shipyard Nugroho Basuki mengucapkan terima kasih atas kunjungan para Diplomat. Ia mengungkapkan, perusahaan yang dipimpinnya berdiri di atas lahan seluas 18 hektar, dengan luas galangan sangat lengkap.

Fasilitas tersebut berupa 5 fasilitas dock terdiri 3 floating dock, yaitu floating dock lumba-lumba Marina dengan spesifikasi 60 M x 26 M/2.500 TLC CAP, floating dock lumba-lumba nusantara dengan spesifikasi 128 M x 23, M/5.000 TLC CAP, floating dock lumba-lumba Indonesia dengan spesifikasi 171 M x 26 M/8600 TLC CAP.

Selain itu, lanjut Nugroho, perusahaannya juga memiliki 2 slipway yakni 1 slipway dengan sistim airbag dengan spesifikasi 171 M x 26 M/8.600 DWT CAP dan 1 slipway dengan spesifikasi sistim craddle tarik dengan spesifikasi 202 M x 26 M/2.500 DWT CAP. “Masing-masing dock mampu menaik turunkan 2 sampai 3 kapal sekaligus,” jelasnya.

Pada tahun 2016 PT. Indonesia Marina Shipyard tercatat telah memperbaiki 190 kapal berbagai ukuran, dimulai dari jenis kapal ferry, kapal Roro, Tongkang, Tug Boat, kapal pesiar, kapal Pertamina hingga kapal patroli baik milik Polri maupun TNI.

“Kapal KRI Dewaruci juga mempercayakan pembuatan baru ke perusahaan kami,” terangnya.

Hasil kunjungan ke perusahaan pembuat dan docking kapal tersebut akan mereka bawa ke negara-negara tempat para Dubes dan Diplomat tersebut ditugaskan. (wan)