Mahasiswa Bawean Demo, Tuntut Pemerintah Permudah Masuknya Kapal Baru

Puluhan mahasiswa Bawean melakukan unjuk rasa di Pelabuhan Sangkapura Bawean Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Puluhan mahasiswa Bawean yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demonstrasi di Pelabuhan Sangkapura Bawean, Gresik, Rabu (29/5/2019).

Dalam aksinya itu, para mahasiswa menuntut pemerintah daerah dan instansi terkait agar tidak mempersulit masuknya kapal baru yang akan melayani pelayaran rute Gresik-Bawean.

Apalagi, saat ini sudah memasuki musim mudik lebaran. Dalam release berita yang diterima beritagresik.com, para mahasiswa menilai banyak masyarakat Bawean yang kesulitan mendapatkan tiket kapal untuk mudik ke Bawean.

Selain karena keberadaan tiga kapal yang dianggap belum mampu mengatasi kepadatan pemudik, kehadiran kapal tambahan baru untuk pelayaran Gresik-Bawean dirasa penting guna mengatasi dugaan terjadinya praktik calo tiket kapal.

Karena itu, para mahasiswa menuntut pemerintah mempermudah masuknya kapal baru, sehingga cepat beroperasi. Mereka juga mendesak operator kapal dan pemerintah untuk mencegah terjadinya praktik calo tiket kapal laut.

Selain itu, para mahasiswa mengecam anggota DPRD Gresik yang diduga keberatan dengan adanya kapal baru.

Seperti diketahui, saat ini ada kapal cepat Blue Sea Jet yang akan melayani pelayaran Gresik-Bawean. Namun, kehadiran kapal baru ini mendapat penolakan dari dua operator kapal yang sudah lebih dulu melayani rute tersebut.

Sementara di sisi lain, saat ini terjadi penumpukan calon penumpang di sejumlah penginapan di Gresik, akibat terganggunya pelayaran penyeberangan karena gelombang tinggi di laut Jawa. (abr)

No Response