Unit Layanan Paspor di Gresik Mulai Beroperasi

0
1,268 views
Kantor Unit Layanan Parpor di Gresik. (Foto: Gresik News/Twitter)

BeritaGresik.com – Unit Layanan Paspor (ULP) Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Tanjung Perak di Gresik resmi dibuka. Hal ini tentu sangat membantu bagi warga Gresik yang selama ini harus ke Surabaya.

ULP Kantor Imigrasi di Gresik berlokasi di Komplek Grosir Pasar Ikan Modern Gresik Blok D II/14 di Jalan Raya Ambeng-Ambeng. ULP ini akan melayani warga Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.

“Nggak perlu datang jauh-jauh ke Perak atau Waru. Di sini juga bisa membuat atau memperpanjang paspor,” kata Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dalam acara soft launching ULP Kanim Kelas I Tanjung Perak, Kamis (29/12/2016).

Menurut Sambari, keberadaan ULP ini tak hanya memudahkan warga Gresik saja, tapi juga warga Mojokerto karena lebih dekat bila membuat paspor di ULP Gresik.

“Kalau saya warga Mojokerto, saya akan pilih bikin paspor diGresik. Kenapa? Karena kalau ngurus di Surabaya akan lebih jauh karena banyak belokan. Kalau ke Gresik kan tinggal lewat Menganti,” ujarnya.

Adanya ULP ini, menurut Sambari juga akan memudahkan warganya di kawasan pesisir untuk membuat paspor. “Di Bawean masyarakatnya juga banyak yang pergi ke Malaysia dan negara lain,” ungkapnya.

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Hukum dan HAM Jatim Lucky Agung Binarto mengatakan, meski baru soft launching, ULP Gresik bisa melayani permohonan pembuatan dan perpanjangan paspor.

“ULP Gresik ini akan mengurai antrean pemohon paspor yang ada di kantor imigrasi lain. Masyarakat pun akan senang karena jarak untuk mengurus paspor menjadi lebih dekat dan prosesnya lebih cepat,” kata Lucky.

Kepala Kanim Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Hasanudin mengatakan, antrean pemohon paspor akan terurai dengan adanya ULP pertama di wilayah kerjanya ini. Dalam sehari, ada 200-300 pemohon paspor di Kanim Kelas I Tanjung Perak.

“Di ULP ini kami menyediakan dua booth untuk pengurusan paspor. Satu booth bisa melayani hingga 75 pemohon paspor per hari. Kalau ada dua booth berarti bisa melayani 150 pemohon paspor per hari,” terangnya.

Dia menambahkan, ULP Gresik hanya melayani pembuatan dan perpanjangan paspor. Sementara untuk paspor hilang tetap harus diurus kantor pusat wilayah. (as)