Cuaca Buruk, Pesawat Tujuan Bawean Gagal Mendarat

0
39 views
Pesawat Airfast Indonesia di Bandara Harun Thohir Bawean, Gresik. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com –¬†Cuaca buruk dan angin kencang tak hanya melumpuhkan arus transportasi jalur laut dari Pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean. Penerbangan rute Juanda Surabaya-Bawean juga mengalami gagal mendarat di Bandara Harun Thohir Bawean, Gresik, Selasa (28/11/2017).

Akibatnya, pesawat Airfast Indonesia jenis twin otter yang membawa 11 penumpang tersebut harus kembali ke Bandara Internasional Juanda Surabaya akibat angin kencang dan hujan deras di Bawean.

Sebelum mendarat, pesawat milik PT Airfast Indonesia tersebut sempat berputar-putar beberapa kali di atas Bandara Harun Thohir Bawean. Kemudian, pilot pesawat memutuskan untuk kembali ke Surabaya lantaran cuaca buruk.

Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Harun Thohir Bawean Jufri mengatakan, pesawat sempat mencoba melakukan penendaratan dan hampir menyentuh landasan, namun pilot memutuskan untuk membatalkan dan kembali ke Surabaya.

Cuaca buruk yang terjadi di Pulau Bawean mengganggu jarak pandang penerbangan. Ditambah lagi angin kencang yang datang dari arah samping, sehingga membuat pilot pesawat printis itu harus memutuskan untuk memutar arah kembali ke Surabaya.

“Tadi memang cuaca buruk sekali, anginnya datang dari arah samping, kan bahaya kalau mendarat,” terang Jufri, Selasa (28/11/2017).

Selang beberapa jam kemudian ketika cuaca mulai membaik, akhirnya pesawat Airfast kembali datang dengan membawa 8 orang penumpang. Pesawat berhasil mendarat mulus di Bandara Bawean. (abr)