Prihatin Jalan Pantura Bak Gurun Pasir, Pendaki Gunung Bagikan Masker ke Pengendara

0
125 views
Bagi-bagi masker ke pengendara, cara aktivis pendaki gunung sindir pemerintah agar segera mengaspal jalan Pantura Gresik. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Sekitar 20 orang aktivis pendaki gunung yang ada di Kabupaten Gresik melakukan aksi bagi-bagi masker ke pengendara roda dua yang melintas di Jalan Raya Manyar, Gresik, yang hingga saat ini proses perbaikannya belum tuntas.

Pantauan di lapangan, Selasa (28/2/2017), tanpak pasir dan batu atau sirtu yang dipasang di jalan hingga kini masih belum ditutupi aspal. “Akibatnya, ketika ada kendaraan yang melintas langsung menimbulkan debu,” kata Dzul Fikri, korlap aksi.

Fikri mengungkapkan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi jalan yang berdebu saat dilintasi pengendara, karena sirtu tidak kunjung ditutup dengan aspal. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah segera menuntaskan perbaikan jalan tersebut.

“Biar tidak menimbulkan debu, saya berharap agar pemerintah segera menuntaskan perbaikan jalan Pantura Manyar, supaya saat pengendara yang melintas tidak seperti di gurun pasir,” tandas Fikri.

Dia juga menjelaskan, pembagian masker bertujuan supaya pengendara tidak menghirup udara kotor. Aksi pembagian masker dilakukan oleh komunitas pendaki gunung pada pagi hari dan sore hari, disaat warga berangkat dan pulang kerja.

“Debu-debu yang beterbangan tidak hanya mengakibatkan para pengendara roda dua menghirup debu. Tapi juga membuat pernapasan sesak,” ucap Mohammad, pengendara asal Kecamatan Sembayat.

Sementara Rumania, pengendara asal Bungah mengatakan, debu tidak hanya membuat jarak pandang terbatas, tapi juga berbahaya bila dari belakang ada truk besar lewat. “Masak jalannya di biarkan begini terus,” cetus Rumania ditemui saat menerima masker dari pendaki gunung. (amn)