Kondisi Jalan Pantura Gresik Masih Rusak Parah

0
482 views
Anggota DPRD Gresik Abdullah Syafii saat menunjukkan kondisi jalan Pantura Gresik yang rusak parah. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Meski pernah didemo warga pada 20 Desember lalu, kondisi jalan nasional di wilayah Gresik masih rusak parah. Pemerintah dinilai belum berbuat banyak untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Sejak aksi unjuk rasa masyarakat (20/12) sampai sekarang pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat belum ada perbaikan atau progres apapun,” kata anggota DPRD Kabupaten Gresik Abdullah Syafii, Selasa (27/12/2016).

Dia mencontohkan kondisi jalan rusak di Desa Banyutami arah ke Desa Betoyo. Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Gresik itu menilai, bahwa kerusakan jalan di kawasan tersebut sudah sekitar 70% hingga 80%.

Menurut Syafii, ada tiga faktor penyebab kerusakan jalan daendels di wilayah Gresik. Pertama, tidak adanya pembatasan bagi truk yang sudah melebihi tonase, sehingga jalan nasional itu cepat rusak.

“Karena ini jalan nasional kelas 2 harusnya dalam batasan tertentu atau tonasenya besar tidak boleh lewat di sini. Misalnya, truk di belakang itu sudah melebini tonase, tapi masih dibiarkan lewat,” ujarnya.

Faktor kedua, tidak adanya drainase atau saluran air pada bagian kanan dan kiri jalan di wilayah pantai utara (pantura). “Jadi pembangunan yang melejit, tapi gorong-gorong kok tidak diambil oleh kabupaten.

Ketiga, bebasnya perizinan terkait proyek, termasuk proyek pipanisasi milik PT PGN. Proyek pipanisasi tersebut dikatakan telah menyebabkan sekitar 30% kerusakan jalan nasional di kawasan pantai utara itu.

“Tapi, sampai hari ini tidak ada itikad baik dari pemerintah maupun perusahaan untuk memperbaiki jalan yang rusak,” ujarnya. (wan)