Sempat Buron, Polisi Ringkus Pembobol ATM di Manyar Gresik

0
99 views
Dua pelaku pembobol ATM Bank Mandiri di Manyar, Gresik, berhasil diamankan Satreskrim Polres Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Petugas Satreskrim Polres Gresik akhirnya berhasil meringkus dua orang tersangka pelaku pembobol ATM Bank Mandiri di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik. Keduanya adalah Zainuri (32) dan┬áRohana (30) yang sama-sama tinggal di Kebomas, Gresik.

Tersangka menjalankan aksinya cukup rapi, sehingga berhasil menguras Rp 213 juta dari ATM. Pembobolan ATM diketahui cleaning service Minggu (3/9/2017) pukul 15.00 Wib. Saat itu, ia melihat mesin ATM dalam kondisi terbuka. Tersangka lalu diamankan polisi pada Senin (25/9/2017).

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro mengubgkapkan, Zainuri merupakan mantan karyawan PT UGM di posisi Cash Replaynis (CR) atau petugas pengisian uang di ATM Bank Mandiri.

Setelah keluar dari pekerjaan, tersangka masih memegang duplikat kunci mesin ATM. Bermodalkan duplikat kunci tersebut, Zainuri melancarkan aksinya bersama Rohana (30), teman wanita tersangka yang sama-sama tinggal di Kebomas, Gresik.

“Zaunuri saat beraksi mengenakan pakaian wanita, berjilbab dan menggunakan helm. Pelaku dibonceng teman wanitanya Rohana menuju ke ATM,” ungkap Kasatreskrim saat jumpa pers, Rabu (27/9/2017).

Dalam rekaman CCTV, pelaku melakukan pencurian di mesin ATM hanya dalam waktu dua menit. Pelaku beraksi dengan mudah karena memegang kunci. Lalu, polisi melakukan penyelidikan dan didapat informasi jika ada mantan karyawan PT UGM masih memegang kunci duplikat ATM.

“Tersangka kami amankan di rumah kosnya. Uang tersisa Rp 85,7 juta karena dibelanjakan. Uang tersebut menurut pengakuan tersangka digunakan belanja alat untuk membuka usaha cat dan gelang. Selain itu, uang digunakan belanja senapan angin, dia mengaku hobi olahraga ini,” terangnya.

Menurut AKP Adam, saat melakaukan penggerebekan, petugas sempat kesulitan menemukan uang hasil kejahatan, karena tersangka menyimpan uang hasil curiannya dalam perangkat elektronik.

Polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha N Max nomor polisi W 3646 AM. Motor ini digunakan untuk beraksi. Tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan 5 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (wan)