Pelajar SMA NU 2 Gresik Sulap Bunga Jantung Pisang Jadi Obat Diabetes

0
142 views
Pelajar SMA NU 2 Gresik saat membuat teh bunga jantung pisang. (Foto: BG)

BeritaGresik.com – Bunga jantung pisang biasanya cuma dijadikan sayur. Itu pun hanya bagian kulitnya, sedang bunganya dibuang begitu saja. Namun siapa sangka, di tangan siswi SMA NU 2 Gresik, bunga itu disulap jadi obat kencing manis (diabetes).

Ketiga siswi SMA NU 2 Gresik itu, yakni Juliana Rosyiida, Andhini Nindya Putri dan Reza Silvia, mampu meracik bunga jantung pisang menjadi minuman menyehatkan. Bahkan dapat menyembuhkan diabetes. Minuman itu dikemas seperti halnya teh.

Tiga siswi ini juga membuat suatu minuman yang tidak terbuat dari daun teh. Tetapi mereka mengemasnya seperti teh yang ada di pasaran. Minuman yang mereka buat adalah teh bunga jantung pisang. Mereka mengklaim minuman yang mereka ciptakan mempunyai manfaat menyehatkan tubuh.

Dari namanya, minuman ini tentu saja terbuat dari bunga jantung pisang. Adalah Juliana Rosyiida, Andhini Nindya Putri, dan Reza Silvia yang menciptakannya. Mereka adalah siswa kelas XII SMA NU 2 Gresik. Bagaimana teh bunga jantung pisang ini tercipta.

Juliana menjelaskan, pembuatan minuman yang bermanfaat bagi kesehatan itu bermula dari tugas sekolah. Tugas itu meminta kepada para siswa untuk mengubah bahan yang dianggap tidak berguna menjadi bahan yang bermanfaat.

Julianan mengaku terinspirasi pada neneknya yang sering membuat sayur dari jantung pisang. “Tetapi yang dipakai bagian yang menutupi bunga saja. Bunganya dibuang,” ujar Juliana kepada wartawan di SMA NU 2 Gresik, Senin (27/3/2017).

Kemudian, Juliana mengajak Andhini dan Reza untuk mengimplementasikan gagasannya. Ia lantas mencari tahu lewat internet kandungan yang ada pada jantung pisang. Diketahui, bunga jantung pisang mengandung protein, kalsium, vitamin A, B1, dan C, saponin, serta flavonoid.

Lebih lanjut, Juliana menjelaskan, sebelum dikemas seperti kantung teh celup, bunga jantung pisang terlebih dulu direndam dalam air kapur sekitar satu jam. Hal itu dilakukan untuk menghilangkan getah yang terdapat pada bunga jantung pisang.

Setelah itu, bunga jantung dijemur di terik matahari selama dua hari hingga warnanya berubah agak kecoklatan. Kemudian, bunga disangrai menggunakan wajan hingga kering. Bunga lalu diblender sampai halus, dan dimasukkan ke kantung agar mudah dicelup.

“Keunggulan teh kami ini kandungan saponin dan flavonoid di dalamnya. Kedua zat ini mampu mengobati penyakit kencing manis. Saponin dan Flavonoid akan mengoptimalkan kerja hormon insulin yang akan mengubah glukosa dalam darah menjadi energi,” terang Julia.

Produk olahan bunga jantung pisang yang diberi nama Ocha Thungsang’ ini pernah dilombakan. Mereka meraih juara harapan I Creative Business Competition Business Model Canvas yang diselenggarakan Universitas Negeri Surabaya setahun lalu. (amn)