Mangkir, DPRD Gresik Panggil Ulang PT Smelting

0
109 views
Rapat dengar pendapat DPRD Gresik bersama sejumlah pihak terkait kasus PHK 309 karyawan PT Smelting. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – DPRD Kabupaten Gresik batal menggelar rapat dengar pendapat terkait kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 309 karyawan PT Smelting. Rapat dibatalkan, karena perwakilan manajemen Smelting tidak datang.

Padahal, sejumlah pihak lainnya sudah hadir dalam rapat ini, yaitu Kepala Disnaker Gresik Mulyono, unsur pimpinan DPRD dan 10 anggota Komisi D DPRD Gresik, perwakilan dari Serikat Pekerja FPMI PT Smelting, serta pembina MUI Gresik KH. Nur Muhamad.

Rapat yang rencananya digelar di Kantor DPRD Gresik, Senin (27/2/2017), srmpat dibuka pukul 10.00 Wib. Lalu diskors selama 30 menit untuk menunggu perwakilan manajemen PT Smelting. Akhirya rapat dibatalkan karena tak dihadiri manajemen Smelting.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disnaker Kabupaten Gresik Mulyono menyatakan, pihaknya menolak permohonan manajemen Smelting untuk mengeluarkan anjuran terkait perselisihan industrial.

Pihak Disnaker juga menyatakan bahwa kelanjutan proses PHK 309 karyawan PT Smelting tidak bisa dilanjutkan karena secara prosedural masih ada tahapan atau regulasi yang belum di laksanakan oleh manajemen PT Smelting.

Mendengar paparan dari Kepala Disnaker Gresik Mulyanto, Wakil Ketua DPRD Gresik Sholahuddin menyatakan bahwa proses PHK terhadap 309 karyawan PT Smelting masih jauh dari regulasi yang ada. Terlebih jika memgacu pada UU 13 tahun 2003.

Terkait ketidak hadiran pihak manajemen Smelting, DPRD Gresik akan memanggil ulang semua pihak untuk hadir dalam rapat mediasi. Jika Smelting tidak hadir, DPRD sebagai lembaga negara akan melakukan pemanggilan sesuai ketentuan yang ada.

Sementara itu, tokoh masyarakat, Kyai Nur menyarankan, pemanggilan yang kedua nanti sebaiknya dibarengi dengan pertemuan dengan pihak pemimpin daerah dalam hal ini adalah Bupati Gresik. (wan)