Mabes TNI AD Tinjau Hasil TMMD 2016 di Gresik

0
25 views
Tim Wasev TMMD ke 97 tahun 2016 dari Staf PJO TMMD Sterad di wilayah Kodim 0817/Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com –┬áKetua Tim Wasev TMMD ke 97 tahun 2016 dari Staf PJO TMMD Sterad Brigjen TNI Yudi Satriyono, S.H. Sterad (Mabesad) dan Letkol Inf Purnomo Sidi (Perwira Sterad Mabesad) meninjau langsung lokasi hasil TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di desa Ngabetan, kecamatan Cerme, Gresik pada Tahun 2016, selasa (26/9/2017).

Kedatangan mereka didampingi langsung oleh Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto bersama jajaran Danramil 0817 Gresik dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Dalam peninjauan kali ini juga diikuti oleh Letkol Kav Rahyanto Edi (Waaster Kasdam V/Brawijaya) Evaluasi (Wasev). Meskipun kondisi panas dan kemarau, namun tak menyurutkan niat Tim Wasev dalam meninjau lokasi TMMD.

Kepala Desa Ngabetan Kecamatan Cerme Gresik mengatakan, bahwa pemerintah daerah sangat mendukung program TMMD tersebut, karena TMMD merupakan salah satu upaya pemerintah daerah bersama TNI untuk mensejahterakan masyarakat.

“Dalam pelaksanaan TMMD tahun ini, pemerintah daerah mengucurkan dana sebesar Rp 1,8 miliar untuk membantu mensukseskan pelaksanaan TMMD yang difokuskan pada pembangunan fisik maupun nonfisik. Hal tersebut semata-mata ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sasaran utama dalam pelaksanaan TMMD adalah pendalaman waduk Desa Ngabetan, peningkatan jaringan irigasi skunder, pembuatan gapura batas, jaringan irigasi peningkatan usaha tani, jaringan irigasi desa, pembuatan MCK dan tempat wudhu musholla.

Sementara itu, pembangunan nonfisik meliputi berbagai penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan tim TMMD kepada masyarakat, seperti penyuluhan narkoba, penyuluhan hukum, penyuluhan wasbang, penyuluhan agama, KDRT, Penyuluhan PKK, pelatihan PKK serta pelatihan service handphone.

Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto mengatakan, kegiatan TMMD ini merupakan kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, lembaga pemerintahan non Kementerian, pemerintah daerah serta masyarakat. (as)